Kamis, 22 Oktober 2026
08:24 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Stasiun Krueng Mane

Stasiun Krueng Mane

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Krueng Mane
Kereta Api Indonesia
CM04

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_KEM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Krueng_Mane.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Kreung Mane
Lokasi
Koordinat 5°15′3.802″N 96°55′21.436″E / 5.25105611°N 96.92262111°E / 5.25105611; 96.92262111
Ketinggian+16 m
Operator
Letak
km 220+162 lintas Ulee Lheue–Banda Aceh–Sigli–Langsa–Pangkalan Susu[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
LayananCut Meutia/Perintis Aceh
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
ParkirYa
Akses difabelYa
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka15 Juni 1906
Ditutup1976
Tanggal penting
Dibuka kembali1 Desember 2013
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lokal/komuter Stasiun berikutnya
Bungkaih Cut Meutia Geurugok
menuju Kutablang
Fasilitas dan teknis
FasilitasJalur difabel Musala Toilet Area merokok Ruang menyusui Pemesanan langsung di loket 
Diagram lintasan stasiun
ke Geurugok
ke Bungkaih
Lokasi pada peta
osm-intl,13,5.2510561111111,96.922621111111,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Krueng_Mane&revid=30091799&groups=_839fd7b634f2aa4e317e977ec7bb275e077c8589&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Krueng Mane (KRM) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 meter ini termasuk dalam Sub Divisi Regional I.1 Aceh. serta merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling barat di Kabupaten Aceh Utara. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.

Stasiun Krueng Mane yang baru terletak dekat dengan pantai bahkan memiliki pemandangan langsung ke arah Laut Andaman, serupa dengan Stasiun Pariaman. Bangunan baru stasiun ini diresmikan pada tanggal 1 Desember 2013 sebagai bagian dari proyek pembangunan kembali jalur kereta api di Aceh yang dinonaktifkan pada tahun 1976. Untuk tahap awal, dibangunlah jalur kereta api yang baru menghubungkan Krueng Geukueh dengan Krueng Mane sepanjang 11 km, dilanjutkan dengan segmen Krueng Mane–Kutablang sepanjang 10 km dan Krueng Geukueh–Muara Satu sepanjang 8 km.

Hanya ada satu layanan kereta api yang berhenti di sini, yaitu Cut Meutia.[3]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[4]

Lokal

Nama kereta api Relasi Keterangan
CM Cut Meutia/Perintis Aceh Krueng Mane Krueng Geukueh –
Bungkaih Tujuan Bungkaih hanya untuk KA U127

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sudarsih, A. (2014). "KA Perintis Aceh, Cuma Seribu Perak". Majalah KA. 90: 24–25.
  4. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Geurugok
menuju Kutablang
Lintas Aceh
Wilayah pembangunan jalur dengan sepur 1.435 mm
Bungkaih
menuju Muara Satu
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan