Minggu, 27 September 2026
03:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Stasiun Sentolo

Stasiun Sentolo

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Sentolo
P04

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_STL.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Sentolo_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Sentolo, 2021
Lokasi
Koordinat 7°50′0.377″S 110°13′12.220″E / 7.83343806°S 110.22006111°E / -7.83343806; 110.22006111
Ketinggian+54 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi, tetapi tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3; sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Ruang/area tunggu Toilet Musala Ruang/area tunggu 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Kalimenur
ke Sedayu
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.8334380555556,110.22006111111,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Sentolo&revid=29061295&groups=_14552cc2665a43a445202d070b08bec76327ef28&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Sentolo (STL) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sentolo, Sentolo, Kulon Progo. Stasiun yang terletak pada ketinggian +54 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan merupakan stasiun yang lokasinya paling utara di Kabupaten Kulon Progo. Stasiun ini terletak di pinggir jalan raya Wates–Yogyakarta setelah menyeberangi rel di sisi barat.

Ke arah selatan stasiun ini, sebelum Stasiun Wates, terdapat Stasiun Kalimenur yang sudah tidak digunakan lagi sejak dekade 1970-an, sedangkan ke arah timur stasiun ini, terdapat bekas Stasiun Sedayu yang juga sudah tidak aktif sejak tahun 1990-an.

Bangunan dan tata letak

Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan jalur lurus.[4] Semenjak beroperasinya jalur ganda di segmen Wates–Rewulu pada tanggal 28 Agustus 2007,[5] jumlah jalurnya bertambah menjadi empat dengan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Kutoarjo saja dan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Yogyakarta.[6][7]

Di selatan stasiun ini terdapat perlintasan sebidang, sehingga stasiun ini selain untuk melayani penyusulan antarkereta api juga melayani pengontrolan palang perlintasan sebidang. Namun, sejak tanggal 7 Desember 2017, perlintasan sebidang ini resmi ditutup sehingga stasiun ini sudah tidak lagi melayani pengontrolan perlintasan sebidang.[8] Stasiun ini adalah salah satu dari enam stasiun kereta api kelas III yang tetap mempertahankan bangunan bergaya DKA 1950-an setelah jalur ganda Kutoarjo–Yogyakarta beroperasi.

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail P04 250px-PapanNamaStasiunKomuter_STL.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
G Bangunan utama stasiun P

Lantai peron

Peron sisi Jalur 1 Jalur untuk penyusulan KA Peron pulau Jalur 2 Sepur lurus untuk KA berjalan langsung arah Kutoarjo Jalur 3 Sepur lurus untuk KA berjalan langsung arah Yogyakarta Peron pulau Jalur 4 Jalur untuk penyusulan KA

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
  4. ↑ Lampiran SK Direktur Jenderal Perkeretaapian No. SK/02/DJKA/K.2/01/06
  5. ↑ antaranews.com (2007-06-16). "Dua Stasiun KA Ditutup". Antara News. Diakses tanggal 2025-01-25.
  6. ↑ "Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan". Tempo.co. 2007-09-25. Diakses tanggal 2018-02-17.
  7. ↑ "Jalur Ganda Yogya-Kutoarjo Dapat Dioperasikan Saat Lebaran". detikcom. 2007-09-26. Diakses tanggal 2019-07-08.
  8. ↑ Nugraha, Singgih Wahyu (2017-12-07). "Perlintasan Sebidang di Ngeseng Resmi Ditutup Total". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-02-22.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kalimenur Cilacap–Yogyakarta Sedayu
menuju Yogyakarta


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Yogyakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan