Jumat, 16 Oktober 2026
21:07 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Stasiun Sadang

Stasiun Sadang

halte kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Padang.
Stasiun Sadang
60px-Logo_PT_KAI_%28Persero%29_%28New_version_2016%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sadang
+93,60 m
330px-Halte_Sadang_2022.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kondisi Stasiun Sadang setelah ditutup, 2022
Lokasi
Koordinat 6°30′38.617″S 107°27′22.435″E / 6.51072694°S 107.45623194°E / -6.51072694; 107.45623194
Ketinggian+93,60 m
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Ditutup2015
JenisBangunan
KriteriaKabupaten
Ditetapkan6 April 2020
No. referensiCB.6060.19700101.01287
Nomor SK430.Kep.340-Parbud.2020
Diagram lintasan stasiun
ke Cibungur
Jl. Raya Cibening
ke Purwakarta
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.5107269444444,107.45623194444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Sadang&revid=29532347&groups=_4e7d75f347ee5fe3d2c8ab896b358eff8d7451e6&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Sadang (SAD) adalah stasiun kereta api Nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Mulyamekar, Babakancikao, Purwakarta. Stasiun yang terletak pada ketinggian +93,60 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung

Sebelum pembangunan jalur ganda parsial Cikampek–Purwakarta, stasiun ini memiliki dua jalur kereta api. Namun semenjak selesainya proyek jalur ganda Cikampek–Purwakarta yang dimulai sejak 2002[3] dan beroperasi 2004, status stasiun ini diturunkan menjadi setara halte.

Pada saat beroperasi sebagai stasiun jalur ganda, Stasiun Sadang sudah tidak memiliki sepur belok maupun badug. Halte ini dekat dengan Jembatan Layang Sadang dan Sadang Terminal Square. Sebelumnya, kereta api Lokal Purwakarta berhenti di halte ini sebagai salah satu pemberhentiannya.

Sejak diberlakukan Gapeka 2015, tidak ada kereta api yang berhenti lagi di stasiun ini, dan stasiun ini pun resmi ditutup. Stasiun ini, beserta hampir seluruh stasiun lainnya di segmen Cikampek–Padalarang, telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta[4] dan Bandung Barat.[5]

Insiden

Pada 7 Februari 1998, Dua kereta api Parahyangan dari arah berlawanan bertabrakan di Stasiun Sadang. 53 penumpang terluka. [6][7][8]

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ "Rel Kereta Api Ganda di Purwakarta Mulai Dibangun Maret 2002". Tempo.co. 2003-07-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-29. Diakses tanggal 2020-06-02.
  4. ↑ "Cagar Budaya Hasil Inventarisasi 2022 Kabupaten Purwakarta | Data Kabupaten Purwakarta". data.purwakartakab.go.id. Diakses tanggal 2024-09-09.
  5. ↑ Sari, Cecep Wijaya. "Bandung Barat Punya 10 Bagunan Cagar Budaya yang Menanti Kunjungan Wisatawan". www.Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2024-04-29.
  6. ↑ "53 injured in West Java express train accident". Jawawa News Archive (dalam bahasa Inggris).
  7. ↑ "Train crash still being probed". Jawawa News Archive (dalam bahasa Inggris).
  8. ↑ "TABRAKAN KERETA API PARAHYANGAN". ANTARA Foto.{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cibungur
menuju
Jakarta–Cikampek–Padalarang
CKP-PDL
Purwakarta
menuju


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Barat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan