Sabtu, 17 Oktober 2026
15:14 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Srimpi Babul Layar

Bagikan:

Srimpi Babul Layar adalah jenis tarian srimpi klasik Jawa dari Kesultanan Yogyakarta.[1] Tarian ini merupakan bagian dari tradisi istana dan dibawakan oleh empat penari wanita, dengan gerakan halus, lemah gemulai, dan penuh simbolisme.[2]

Asal Usul

Tema dari Srimpi Babul Layar yaitu pertarungan atau konflik antara dua kekuatan yang diwujudkan sebagai pertempuran simbolik antara kebaikan dan kejahatan, atau konflik batin manusia. "Babul Layar” sendiri memiliki makna simbolis yaitu pintu layar yang melambangkan perjalanan atau pergerakan menuju suatu tujuan.[3] Dari sisi filosofis, Srimpi Babul Layar menekankan makna perjalanan hidup, perjuangan, dan dinamika batin manusia, menjadikannya tidak hanya sebagai pertunjukan estetika, tetapi juga media pengajaran nilai moral dan spiritual di lingkungan keraton.

Gerakan dan Properti Tari

Gerakan Srimpi Babul Layar menampilkan kontras antara lemah gemulai dan cepat tajam, seperti dalam adegan meniru mengangkat layar atau menahan angin, sehingga memberi kesan dramatis sekaligus estetis. Srimpi Babul Layar sesuai tradisi srimpi ditarikan oleh empat penari Wanita melambangkan empat unsur alam, yaitu api, air, angin, dan bumi.[4]

Dalam Srimpi Babul Layar, penari menggunakan berbagai properti yang mendukung tema dan makna tarian, seperti alat layar mini dan senjata. Properti senjata yang digunakan meliputi keris kecil atau cundrik, jebeng, tombak pendek, dan jemparing, yang menekankan simbolisme pertarungan atau konflik batin dalam gerakan tarian.

Properti pakaian penari meliputi mekak, selendang, hiasan burung kasuari di kepala, sanggul, centhung, cunduk mentul, kalung, gelang, anting-anting, sampur, dan jarit, yang memperkuat keanggunan dan estetika gerak Srimpi Babul Layar. Seiring waktu, kostum tarian mengalami perkembangan, awalnya memakai dodotan dan gelung bokor sebagai hiasan kepala, sementara saat ini menggunakan baju tanpa lengan dengan hiasan burung kasuari, gelang bermotif bunga ceplok, dan jebahan, sehingga meningkatkan nilai simbolik dan keindahan visual tarian. [1]

Daftar Referensi

  1. 1 2 fikriansyah, ilham. "Tari Serimpi Berasal dari Mana? Sejarah, Properti, dan Gerakannya". detikbali. Diakses tanggal 2025-11-19.
  2. ↑ Media, Kompas Cyber. "Tari Serimpi: Asal Daerah, Gerakan, Jenis, dan Pola Lantai - Rayakan Perbedaan". lipsus.kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-19.
  3. ↑ imas (2013-10-08). "Tari Serimpi". Pendidikan Bahasa Jawa. Diakses tanggal 2025-11-19.
  4. ↑ ">Tari Serimpi — Yogyakarta". Budaya Indonesia, Budaya Kita Tercinta (dalam bahasa Inggris). 2010-05-31. Diakses tanggal 2025-11-19.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan