Rabu, 07 Oktober 2026
23:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Squatiniformes

Squatiniformes

ordo ikan bertulang rawan

Bagikan:
Squatiniformes
250px-Squatina_dumeril_SI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Squatina dumeril
250px-Naturkundemuseum_Engelhai_Pseudorhina_sp.17RM1984.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fosil Pseudorhina Dari Jerman periode Trias Akhir
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Zooseries: Squatinida
Ordo: Squatiniformes
Compagno, 1973
Famili
Artikel takson sembarang

Squatiniformes adalah ordo ikan bertulang rawan dalam superordo Selachimorpha (hiu sejati), yang mencakup satu famili hidup, yaitu Squatinidae, dikenal secara umum sebagai hiu malaikat (angel sharks). Hiu-hiu ini memiliki tubuh gepeng menyerupai pari, tetapi secara taksonomi masih tergolong hiu sejati.[1]

Morfologi

Ciri khas Squatiniformes adalah tubuh pipih dorsoventral, sirip dada dan panggul yang lebar seperti sayap, serta insang yang terletak di sisi bawah tubuh, mirip dengan pari. Mulut mereka berada di bawah kepala, dan memiliki mata kecil di atas kepala. Meskipun menyerupai pari, perbedaan morfologis seperti lokasi sirip punggung dan struktur kerangka menunjukkan bahwa mereka termasuk dalam kelompok hiu.[2]

Habitat

Hiu malaikat ditemukan di perairan pesisir dan laut dangkal, biasanya pada dasar laut berpasir atau berlumpur, dari zona pasang surut hingga kedalaman sekitar 1.300 meter. Mereka menyamarkan diri dengan mengubur tubuhnya sebagian dalam substrat untuk menyergap mangsa seperti ikan kecil dan invertebrata.

Persebaran

Spesies Squatiniformes tersebar luas di berbagai wilayah dunia, termasuk Samudra Atlantik, Samudra Hindia, dan bagian timur Samudra Pasifik. Salah satu spesies paling dikenal, Squatina squatina, pernah sering dijumpai di perairan Eropa tetapi kini sangat langka dan tergolong kritis menurut IUCN.[3]

Klasifikasi

Ordo Squatiniformes saat ini mencakup hanya satu famili hidup, yaitu:

Beberapa takson fosil lainnya yang mirip diperkirakan termasuk dalam ordo ini berdasarkan struktur gigi dan bentuk tubuh.

Konservasi

Banyak spesies dalam ordo ini mengalami tekanan besar akibat perikanan tidak terkendali. Penangkapan sebagai hasil tangkapan sampingan (bycatch) dalam trawl dan jaring dasar menyebabkan populasi menurun tajam. Beberapa negara telah memberlakukan larangan penangkapan atau upaya konservasi untuk melindungi spesies ini.[4]

Referensi

  1. ↑ Compagno, L. J. V. (1984). *Sharks of the World: An Annotated and Illustrated Catalogue of Shark Species Known to Date*. FAO Fisheries Synopsis No. 125, Vol. 4. Food and Agriculture Organization.
  2. ↑ Ebert, D. A., Fowler, S., & Compagno, L. J. V. (2010). *Sharks of the World: A Fully Illustrated Guide*. Wild Nature Press. hlm. 106–110.
  3. ↑ IUCN. (2021). Squatina squatina. The IUCN Red List of Threatened Species 2021: e.T39332A2915818. https://doi.org/10.2305/IUCN.UK.2021-2.RLTS.T39332A2915818.en
  4. ↑ Dulvy, N. K., et al. (2014). Extinction risk and conservation of the world’s sharks and rays. *eLife*, 3:e00590. https://doi.org/10.7554/eLife.00590

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan