Selasa, 13 Oktober 2026
23:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Cucut-botol jepang

Cucut-botol jepang

Bagikan:
Japanese spurdog
250px-Squalus_japonicus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Ordo: Squaliformes
Genus: Squalus
Spesies:
S. japonicus
Nama binomial
Squalus japonicus
Ishikawa, 1908
250px-Squalus_japonicus_distmap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran Japanese spurdog (berwarna biru)

Cucut-botol jepang (Squalus japonicus)[2] adalah sejenis ikan hiu anjing, anggota famili Squalidae. Ikan ini ditemukan di Samudra Pasifik bagian barat – Jepang tenggara dan Laut Cina Timur,[3] termasuk Republik Korea, Filipina, dan Laut Arafura.[4] Ikan ini hidup di perairan beriklim sedang dan tropis di sepanjang landas kontinen dan lereng benua,[5] dan terutama memakan ikan teleostei dan cumi-cumi.[3] Ikan ini ditangkap sebagai tangkapan sampingan dalam penangkapan ikan komersial, yang menyebabkan populasinya menurun.[6]

Referensi

  1. ↑ Rigby, C.L.; Chen, X.; Ebert, D.A.; Herman, K.; Ho, H.; Hsu, H.; Zhang, J. (2020). "Squalus japonicus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T161433A124484752. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T161433A124484752.en. Diakses tanggal 18 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Aspek Biologi dan Penangkapan Cucut Botol (Squalus sp)" (PDF). Dharmadi, Researchgate.
  3. 1 2 Yano, Toshikazu; Ohshimo, Seiji; Sakai, Takeshi; Yoda, Mari (2020). "Filling gaps in the biology and habitat use of two spurdog sharks (Squalus japonicus and Squalus brevirostris) in the East China Sea". Marine and Freshwater Research (dalam bahasa Inggris). 71 (12): 1719. doi:10.1071/MF19131. ISSN 1323-1650.
  4. ↑ Russell, Barry C.; Houston, Wayne (1989). "Offshore fishes of the Arafura Sea". The Beagle, Records of the Northern Territory Museum of Arts and Sciences. 6 (1): 69–84.
  5. ↑ Ebert, David A.; Fowler, Sarah; Dando, Marc (2021). Sharks of the world: a complete guide. Princeton: Princeton University Press. ISBN 978-0-691-20599-1.
  6. ↑ IUCN (2019-08-30). Squalus japonicus: Rigby, C.L., Chen, X., Ebert, D.A., Herman, K., Ho, H., Hsu, H. & Zhang, J.: The IUCN Red List of Threatened Species 2020: e.T161433A124484752 (Laporan) (dalam bahasa Inggris). International Union for Conservation of Nature. doi:10.2305/iucn.uk.2020-3.rlts.t161433a124484752.en.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan