Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
| Ulat bawang | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Ordo: | Lepidoptera |
| Superfamili: | Noctuoidea |
| Famili: | Noctuidae |
| Genus: | Spodoptera |
| Spesies: | S. exigua |
| Nama binomial | |
| Spodoptera exigua (Hübner, 1808) | |
| Sinonim | |
| |
Spodoptera exigua (ulat daun bawang) adalah hama perusak daun pada bawang merah.
Hama pada bawang merah

Imago betina akan meletakkan telur pada ujung daun secara berkelompok. Seekor betina menghasilkan telur rata-rata 1000 butir. Telur akan menetas setelah tiga hari. Setelah itu, larva akan hidup selama 10 hari. Begitu menetas dari telur, ulat akan masuk ke dalam daun dengan cara melubanginya. Serangan ulat lebih lanjut akan menyebabkan daun mengering. Jika jumlah ulat banyak, serangan akan dilanjutkan ke arah umbi.[1]
Referensi
- ↑ D. Rachmawati, et al. (2008) "Efektifitas Insektisida Sipermetrin terhadap Hama Perusak Daun (Spodoptera exigua) pada Tanaman Bawang Merah" Prosiding Balai Pengkajian Pertanian Jawa Timur hal 41.
| Spodoptera exigua |
|
|---|---|
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|