Jumat, 02 Oktober 2026
01:40 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Solmisasi

Solmisasi

Bagikan:
250px-Bunratty_Park-29-Schulsaal-Solmisation-1989-gje.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Solmisasi adalah sistem sebuah suku kata berbeda ke tsetiap not daam skala musik.

Solmisasi adalah sistem menempatkan sebuah suku kata berbeda ke setiap not dalam skala musik. Berbagai bentuk solmisasi dipakai dan telah digunakan di seluruh dunia, tetapi solfège adalah bentuk yang paling umum di Eropa dan Amerika Utara. Ketujuh suku kata yang normalnya dipakai untuk praktik di negara-negara berbahasa Inggris adalah: do, re, mi, fa, sol, la, dan ti (dengan skala kromatik naik di, ri, fi, si, li dan turun te, le, se, me, ra).

Dalam Bahasa Indonesia, ketujuh suku kata yang normalnya dipakai untuk praktik adalah: do, re, mi, fa, sol, la, dan si (dengan skala kromatik naik di, ri, fi, sel, li dan turun sa, le, sal, ma, ra)

Sedikitnya ada dua teori tentang asal-usul solfège. Pertama adalah bahwa suku kata berasal dari The Hymn of St. John yang ditulis oleh Paulus Diaconus pada abad ke-8. Kedua, pertama diusulkan oleh Franciszek Meninski dalam Thesaurus Linguarum Orientalum (1680) dan kemudian oleh J. B. Laborde dalam Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780), adalah bahwa suku kata berasal dari sistem solmisasi Arab درر مفصّلات Durar Mufaṣṣalāt ("Permata Terpisah") (dāl, rā', mīm, fā', ṣād, lām, tā') pada Abad Pertengahan.[1][2]

Di India, asal solmisasi dapat ditemukan di teks Weda seperti Upanishad, yang mendiskusikan sistem musik tujuh not, terwujud dalam bentuk sargam. Dalam musik klasik India, urutan notnya adalah: sa, re, ga, ma, pa, dha, dan ni.

Musik Bizantium memakai suku kata yang berasal dari alfabet Yunani untuk menamai not, dimulai dari C, urutannya adalah ni (eta), pa (alpha), vu' (beta), ga (gamma), di (delta), ke (epsilon), zo (zeta).

Di Cina Selatan, kata-kata yang dipakai untuk menamai not adalah (dari fa ke mi): 上 (siong atau shang4), 尺 (cei atau chi3), 工 (gong), 凡 (huan atau fan2), 六 (liuo atau liu4), 五 (ngou atau wu3), 乙 (yik atau yi3). Sistem ini dipakai untuk mengajarkan menyanyi sekilas.

Dalam musik Jepang, baris pertama Iroha, sebuah syair kuno yang memakai "ABC" kana tradisional, dipakai untuk solmisasi. Suku kata yang mewakili not A, B, C, D, E, F, G adalah i, ro, ha, ni, ho, he, to secara berurutan. Notasi musik Shakuhachi memakai sistem solmisasi lain yang dimulai dengan "Fu Ho U".

Di Indonesia, musisi Jawa mengambil suku kata dari angka; ji-ro-lu-pi-ma-nem-pi (siji, loro, telu, papat, lima, enem, pitu).

Di Skotlandia, Canntaireachd dipakai untuk mengomunikasikan musik bagpipe secara verbal.

Lihat pula

Sistem lain yang ditemukan untuk mengajarkan menyanyi sekilas adalah:

Referensi

  1. ↑ (Farmer 1988, hlm. 72–82) harv error: tanpa target: CITEREFFarmer1988 (bantuan)
  2. ↑ Miller, Samuel D. (Musim gugur 1973), "Guido d'Arezzo: Medieval Musician and Educator", Journal of Research in Music Education, 21 (3), MENC_ The National Association for Music Education: 239–45, doi:10.2307/3345093, JSTOR 3345093{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan