Kamis, 24 September 2026
11:42 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Soeara Merdeka

Artikel ini bukan mengenai Suara Merdeka.

Soeara Merdeka merupakan sebuah surat kabar bernentuk majalah yang berbahasa Indonesia yang terbit di Batavia (kini Jakarta), Surat kabar ini pertama kali terbit pada 20 September 1931.[1]

Surat kabar ini dipimpin oleh sejumlah orang semacam Comissie Redactie namun tidak diketahui siapa saja mereka. Meski begitu, dibagian administratif, dipimpin oleh B. Soetan Besar.[1]

Surat kabar ini dibandrol dengan tarif f0,60 untuk satu bulan berlangganan bagi pembaca yang berada di Batavia. Sementara untuk yang berada di luar Batavia dibandor f1,50 untuk tiga bulan berlangganan sekaligus. Unang langganan tersebut harus dibayarkan diawal.[1]

Surat kabar ini diterbitkan oleh sebuah perusahaan bernama Perhimpoenan Penerbit Soeara Merdeka yang beralamat di Gang Kenari, Batavia. Surat kabar ini terbit setiap tanggal 5, 15, dan 25 setiap bulannya.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan, 1907-2007, surat kabar ini dilatar belakangi oleh keadaan politik di Indonesia yang tidak baik. Majalah ini merupakan salah satu jadi corong perjuangan untuk mengkritik penguasa.[1]

Surat kabar sudah cukup lama ditutup. Namun, tidak ditemukan sumber yang menjelaskan kapan dan penyebab persisnya surat kabar ini ditutup.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (Edisi Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 412–415. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan