Senin, 21 September 2026
09:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Soeara Merdeka

Artikel ini bukan mengenai Suara Merdeka.

Soeara Merdeka merupakan sebuah surat kabar bernentuk majalah yang berbahasa Indonesia yang terbit di Batavia (kini Jakarta), Surat kabar ini pertama kali terbit pada 20 September 1931.[1]

Surat kabar ini dipimpin oleh sejumlah orang semacam Comissie Redactie namun tidak diketahui siapa saja mereka. Meski begitu, dibagian administratif, dipimpin oleh B. Soetan Besar.[1]

Surat kabar ini dibandrol dengan tarif f0,60 untuk satu bulan berlangganan bagi pembaca yang berada di Batavia. Sementara untuk yang berada di luar Batavia dibandor f1,50 untuk tiga bulan berlangganan sekaligus. Unang langganan tersebut harus dibayarkan diawal.[1]

Surat kabar ini diterbitkan oleh sebuah perusahaan bernama Perhimpoenan Penerbit Soeara Merdeka yang beralamat di Gang Kenari, Batavia. Surat kabar ini terbit setiap tanggal 5, 15, dan 25 setiap bulannya.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan, 1907-2007, surat kabar ini dilatar belakangi oleh keadaan politik di Indonesia yang tidak baik. Majalah ini merupakan salah satu jadi corong perjuangan untuk mengkritik penguasa.[1]

Surat kabar sudah cukup lama ditutup. Namun, tidak ditemukan sumber yang menjelaskan kapan dan penyebab persisnya surat kabar ini ditutup.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (Edisi Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 412–415. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan