Rabu, 23 September 2026
04:54 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Cacar

Cacar

penyakit virus menular yang telah diberantas

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Untuk kegunaan lain, lihat Cacar (disambiguasi).
Cacar
SpesialisasiPenyakit menular Sunting ini di Wikidata
Variola virus
250px-Smallpox_virus_virions_TEM_PHIL_1849.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi virus
Grup:
Grup I (dsDNA)
Famili:
Genus:
Spesies:
Variola vera
Artikel takson sembarang

Variola atau cacar adalah penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh virus Variola major atau Variola minor.[1] Penyakit ini dikenal dengan nama Latinnya, Variola atau Variola vera, yang berasal dari kata Latin varius, yang berarti "berbintik", atau varus yang artinya "jerawat".

Variola muncul pada pembuluh darah kecil di kulit serta di mulut dan kerongkongan. Di kulit, penyakit ini menyebabkan ruam, dan kemudian luka berisi cairan. V. major menyebabkan penyakit yang lebih serius dengan tingkat kematian 30–35%. V. minor menyebabkan penyakit yang lebih ringan (dikenal juga dengan alastrim, cottonpox, milkpox, whitepox, dan Cuban itch) yang menyebabkan kematian pada 1% penderitanya.[2][3] Akibat jangka panjang infeksi V. major adalah bekas luka, umumnya di wajah, yang terjadi pada 65–85% penderita.[4]

Virus cacar

Artikel utama: Virus cacar

Virus cacar termasuk dalam famili Poxvirus yaitu dikenal sebagai virus binatang yang terbesar disaat ini, seperti layaknya virus vaccinia (penyakit cacar pada sapi).[5]

Pada tahun 1964, Profesor Rijk Gispen melakukan penelitian terkait virus ini dari monyet Dunia Lama.[6]

Referensi

  1. Ryan KJ, Ray CG (editors) (2004). Sherris Medical Microbiology (Edisi 4th ed.). McGraw Hill. hlm. 525–8. ISBN 0838585299.{{cite book}}: |author= memiliki nama generik; |edition= memiliki teks tambahan
  2. Behbehani AM (1983). "The smallpox story: life and death of an old disease". Microbiol Rev. 47 (4): 455–509. PMC 281588. PMID 6319980.
  3. "Smallpox". Armed Forces Institute of Pathology: Department of Infectious and Parasitic Diseases. Diarsipkan dari versi asli pada 2007-10-09. Diakses tanggal 2008-10-28.
  4. Jezek Z, Hardjotanojo W, Rangaraj AG (1981). "Facial scarring after varicella. A comparison with variola major and variola minor". Am. J. Epidemiol. 114 (6): 798–803. PMID 7315828.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. Ichtiar Baru Van Hoeve;Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia,Jilid 7(edisi khusus). Jakarta:PT Ichtiar Baru Van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  6. https://books.google.co.id/books?id=pO-YdZjojHEC&pg=PA682

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Smallpox.
Pemberantasan
penyakit manusia
Berhasil
Sedang berlangsung
(global)
Sedang berlangsung
(regional)
250px-Dracunculiasis_and_Poliomyelitis_cases_per_year.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemberantasan
penyakit hewan
Berhasil
Sedang berlangsung
Program
Pemberantasan
Global
Regional
Topik terkait
Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan