Rabu, 28 Oktober 2026
09:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Skydance

Skydance

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Oktober 2026)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Paramount_Skydance}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Skydance Corporation
250px-Skydance_Corporation_Dark_Logo_2026.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Times_Sq_Feb_2022_19.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusat Skydance Corporation di One Astor Plaza di Kota New York
JenisPublik
IndustriPerusahaan publik
Entitas pendahuluSkydance Media
Paramount Global
National Amusements
Warner Bros. Discovery
Didirikan6 Oktober 2026;22 hari lalu (2026-10-06)
PendiriDavid Ellison
Kantor pusatOne Astor Plaza, ,
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia (kecuali Rusia, Belarus, dan Korea Utara)
Tokoh kunci
  • David Ellison (ketua dan direktur utama)
  • Ynon Kreiz (wakil direktur utama)
  • Andy Gordon (presiden direktur)
Layanan
PendapatanPenurunan US$28,9 juta
Kenaikan US$934 juta  (2025)
Penurunan US$−621 juta  (2025)
Total asetPenurunan US$43,3 miliar  (2025)
Total ekuitasPenurunan US$11,7 miliar  (2025)
Pemilik
Jumlah karyawan
53,100
Divisi
Situs webwww.skydance.com

Skydance Corporation adalah konglomerat media massa dan hiburan multinasional asal Amerika Serikat. Perusahaan ini dibentuk pada 7 Agustus 2025 melalui penggabungan Skydance Media dan Paramount Global, dan beroperasi dengan nama Paramount Skydance Corporation.[2][3] Tak lama kemudian, perusahaan tersebut mengajukan beberapa penawaran untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery, dan kedua perusahaan menandatangani perjanjian akuisisi pada 27 Februari 2026, dengan kesepakatan tersebut rampung pada 6 Oktober 2026, setelah melalui tinjauan antimonopoli yang ekstensif serta penyelesaian terkait.[4][3] Setelah penggabungan rampung, perusahaan tersebut mengubah namanya menjadi Skydance, serta mengoperasikan Warner Bros. Pictures dan Paramount Pictures sebagai studio film yang terpisah, di samping memiliki dewan editorial yang mengawasi CBS News dan CNN.[4]

David Ellison memimpin Skydance sebagai ketua dan direktur utama, dan perusahaan ini diperdagangkan di Bursa Efek New York dengan simbol saham SKYD. Kantor pusat perusahaan utamanya berlokasi di One Astor Plaza, New York City, sementara kegiatan kreatifnya berbasis di The Studios at Paramount, Los Angeles. Perusahaan ini menjalankan bisnis di sektor film, televisi, layanan streaming, dan media interaktif, dengan layanan streaming utamanya meliputi HBO Max dan Paramount+.

Larry dan David Ellison memiliki bagian terbesar dari perusahaan tersebut, dengan kepemilikan mayoritas sebesar 77,5% dari saham dengan hak suara di Skydance serta 47,2% dari seluruh saham yang ada.[2][5] RedBird Capital memegang kepemilikan minoritas yang mencakup 22,5% saham dengan hak suara dan 13% dari seluruh saham. David dan Yvon Kreiz, selaku CEO bersama, menulis bahwa "penggabungan dua perusahaan akan membawa perubahan, termasuk keputusan-keputusan sulit yang berdampak pada tenaga kerja kami", seraya menambahkan bahwa pihak manajemen "berkomitmen untuk menangani proses ini dengan penuh pertimbangan."[6]

Latar belakang

National Amusements

Artikel utama: National Amusements
250px-National_Amusements.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo National Amusements (2020–2025)

National Amusements didirikan oleh Michael Redstone, yang kemudian menyerahkan kendali perusahaan kepada putranya, Sumner Redstone. Setelah Sumner Redstone meninggal dunia pada 11 Agustus 2020, perusahaan tersebut dialihkan kepada sebuah perwalian (trust) yang dipimpin oleh putrinya, Shari Redstone.

Perusahaan ini merupakan operator bioskop sekaligus perusahaan induk media massa yang didirikan di Maryland dan berbasis di Norwood, Massachusetts, serta dikendalikan oleh keluarga Redstone. Perusahaan ini memiliki 69 lokasi bioskop dengan total 667 layar yang tersebar di Amerika Serikat, Britania Raya, dan Amerika Latin, dengan mengoperasikan berbagai merek seperti Showcase Cinemas, Multiplex Cinemas, dan Cinema de Lux. National Amusements juga merupakan pemegang saham pengendali dari Paramount Global.

Paramount Global

Artikel utama: Paramount Global

Asal-usul Paramount Global dapat ditelusuri kembali ke Paramount Pictures yang didirikan pada tahun 1912, serta perkembangan CBS dan Viacom sebagai perusahaan penyiaran dan media terkemuka. Paramount Pictures diakuisisi oleh Gulf and Western Industries pada tahun 1966, sementara National Amusements, yang dikendalikan oleh keluarga Redstone, mengakuisisi Viacom pada tahun 1987. Selanjutnya, Viacom mengakuisisi Paramount Communications pada tahun 1994 dan melakukan merger dengan CBS Corporation pada tahun 2000.[7]

Pada tahun 2005, Viacom dipecah menjadi dua perusahaan terbuka, yaitu CBS Corporation dan Viacom. Kedua perusahaan tersebut bergabung kembali pada bulan Desember 2019 untuk membentuk ViacomCBS, yang kemudian berganti nama menjadi Paramount Global pada bulan Februari 2022. Perusahaan ini menjalankan bisnis di bidang film, televisi, layanan streaming, dan penyiaran, termasuk Paramount Pictures, CBS, Nickelodeon, MTV, Paramount+, dan Pluto TV.[8]

Skydance Media

Artikel utama: Skydance Media
250px-Skydance_Media_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Skydance Media (2020–2025)

Skydance Media didirikan oleh produser film David Ellison pada tahun 2010 sebagai perusahaan produksi dan pembiayaan film independen. Perusahaan ini menjalin hubungan jangka panjang dengan Paramount Pictures, dengan turut membiayai dan memproduksi film-film dari berbagai waralaba seperti Mission: Impossible, Star Trek, dan Terminator. Kedua perusahaan tersebut memperbarui perjanjian produksi dan distribusi mereka pada tahun 2017.[9]

Skydance memperluas cakupan usahanya dari film layar lebar ke bidang televisi, animasi, dan hiburan interaktif. Divisi televisinya diluncurkan pada tahun 2013, sementara bisnis hiburan interaktifnya didirikan setelah akuisisi pengembang gim The Workshop Entertainment pada tahun 2016.[10] Pada tahun 2017, perusahaan merambah bidang animasi melalui kemitraan dengan Ilion Animation Studios asal Spanyol.[11] Pada Februari 2020, Skydance menerima investasi sebesar US$275 juta dari RedBird Capital Partners dan CJ ENM, yang menempatkan nilai perusahaan pada angka US$2,3 miliar.[12][13]

Warner Bros. Discovery

Artikel utama: Warner Bros. Discovery
250px-Warner_Bros._Discovery.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Warner Bros. Discovery (2022–2026)

Warner Bros. Discovery dibentuk pada 8 April 2022 melalui penggabungan antara WarnerMedia, yang saat itu dimiliki oleh AT&T, dan Discovery, Inc. Transaksi ini menyatukan operasi film, televisi, berita, dan hiburan milik WarnerMedia dengan bisnis program faktual serta televisi internasional milik Discovery. Discovery, Inc. berganti nama menjadi Warner Bros. Discovery, Inc., dan perusahaan gabungan tersebut mulai diperdagangkan di Nasdaq dengan simbol saham WBD pada 11 April 2022.

Bisnis perusahaan tersebut meliputi Warner Bros. Pictures, Warner Bros. Television, New Line Cinema, DC, HBO, CNN, Cartoon Network, Discovery Channel, TLC, Food Network and Warner Bros. Games. Layanan streaming-nya juga termasuk HBO Max and Discovery+. David Zaslav, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala eksekutif Discovery, Inc., menjadi presiden dan kepala eksekutif perusahaan gabungan tersebut.[5][14]

Sejarah

Pembentukan Paramount Skydance (2023–2025)

Pada tahun 2023, National Amusements, pemegang saham pengendali Paramount Global, mulai menjajaki potensi transaksi yang melibatkan konglomerat media tersebut di tengah kesulitan keuangan dan persaingan yang semakin ketat di industri hiburan. Sejumlah perusahaan menyatakan minat untuk mengakuisisi atau bermitra dengan Paramount, termasuk Skydance Media, Sony Pictures, Apollo Global Management, dan Warner Bros. Discovery.[15]

Negosiasi antara Paramount dan Skydance sempat gagal pada bulan Juni 2024, namun dilanjutkan kembali pada bulan berikutnya. Pada tanggal 7 Juli 2024, kedua perusahaan mengumumkan kesepakatan definitif terkait transaksi yang mencakup akuisisi National Amusements serta penggabungan Paramount Global dan Skydance Media. Kesepakatan tersebut mencakup investasi senilai lebih dari US$8 miliar dari keluarga Ellison dan RedBird Capital Partners. David Ellison, pendiri sekaligus CEO Skydance Media, ditunjuk untuk memimpin perusahaan hasil penggabungan tersebut, dengan Jeff Shell menjabat sebagai presiden.[15][16]

Transaksi tersebut menjalani peninjauan regulasi sepanjang tahun 2025. Komisi Komunikasi Federal menyetujui merger ini pada 24 Juli 2025, sehingga menuntaskan hambatan regulasi utama yang tersisa. Penggabungan usaha tersebut rampung pada 7 Agustus 2025 dengan terbentuknya Paramount Skydance Corporation, di mana Paramount Global dan Skydance Media menjadi anak perusahaannya. Ellison menjabat sebagai ketua dan direktur utama, sementara saham Kelas B perusahaan mulai diperdagangkan di Nasdaq dengan simbol ticker PSKY.[16][17]

Paramount Skydance (2025–2026)

250px-Paramount_Skydance_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Paramount Skydance (2025–2026)

Setelah merger, Paramount Skydance menata ulang operasinya ke dalam tiga segmen bisnis utama: studio, layanan langsung ke konsumen (direct-to-consumer), dan media televisi. Jajaran pimpinan awalnya mencakup Andy Gordon sebagai direktur operasional, Cindy Holland sebagai pimpinan divisi layanan langsung ke konsumen, George Cheeks sebagai pimpinan divisi media televisi, serta Dana Goldberg dan Josh Greenstein sebagai pimpinan bersama Paramount Pictures. Perusahaan juga menghidupkan kembali Paramount Television Studios dengan menggabungkan operasi Skydance Television dan Showtime/MTV Entertainment Studios.[18]

Pada bulan Agustus 2025, Paramount mengumumkan kesepakatan berdurasi tujuh tahun dengan TKO Group Holdings yang bernilai sekitar $7,7 miliar; kesepakatan ini memberikan hak distribusi eksklusif di Amerika Serikat kepada Paramount+ untuk berbagai ajang Ultimate Fighting Championship mulai tahun 2026, dengan sejumlah ajang pilihan juga akan ditayangkan di CBS.[19] Pada bulan berikutnya, Paramount Pictures menjalin perjanjian distribusi bioskop global selama tiga tahun dengan Legendary Entertainment, yang dimulai dengan film Street Fighter.[20][21]

Pada 6 Oktober 2025, Paramount mengumumkan akuisisi terhadap publikasi berita digital The Free Press serta menunjuk pendirinya, Bari Weiss, sebagai pemimpin redaksi CBS News.[22] Kemudian pada bulan yang sama, perusahaan memulai program restrukturisasi yang mencakup rencana pengurangan sekitar 2.000 pekerjaan, menyusul pengumuman sebelumnya mengenai target pemangkasan biaya operasional sebesar kurang lebih $2 miliar.[23]

Akuisisi Warner Bros. Discovery (2025–2026)

Pada bulan Juni 2025, Warner Bros. Discovery (WBD) mengumumkan rencana untuk memisahkan bisnis studio dan streaming-nya dari jaringan televisi menjadi dua perusahaan terbuka.[24] Rencana restrukturisasi ini menarik minat sejumlah calon pembeli, termasuk Paramount Skydance, Netflix, dan Comcast. Pada bulan Desember 2025, WBD menyepakati perjanjian agar Netflix mengakuisisi operasi studio dan streaming-nya—termasuk Warner Bros. Pictures, HBO, dan HBO Max—menyusul rencana pemisahan jaringan televisinya.[25][26]

Paramount terus mengupayakan akuisisi WBD dengan mengajukan penawaran revisi untuk keseluruhan perusahaan. Pada tanggal 26 Februari 2026, dewan direksi WBD memutuskan bahwa proposal terbaru Paramount—berupa pembayaran tunai sebesar $31 per saham—merupakan penawaran yang lebih unggul dibandingkan kesepakatan yang telah ada dengan Netflix. Netflix menolak untuk menaikkan penawarannya dan mundur dari proses penawaran.[27] Pada tanggal 27 Februari, Paramount, Skydance, dan WBD mengumumkan kesepakatan definitif di mana Paramount akan mengakuisisi WBD dengan nilai ekuitas sekitar $81 miliar dan nilai perusahaan sebesar $110 miliar.[28][29]

Para pemegang saham WBD menyetujui transaksi tersebut pada 23 April 2026.[30] Usulan akuisisi itu kemudian menghadapi gugatan antimonopoli dari koalisi dua belas negara bagian AS dan Serikat Penulis Amerika Serikat. Pada bulan September, Paramount dan WBD mencapai kesepakatan penyelesaian untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Kesepakatan dengan negara-negara bagian itu mencakup komitmen terkait jumlah film yang dirilis di bioskop, peningkatan investasi produksi dalam negeri, praktik distribusi televisi, serta jaminan independensi editorial bagi CBS News dan CNN.[31] Pengadilan federal menyetujui keputusan kesepakatan dengan negara-negara bagian tersebut pada 30 September, sehingga memungkinkan transaksi untuk dilanjutkan.[32]

Skydance Corporation (2026–sekarang)

Pada tanggal 6 Oktober 2026, Paramount Skydance merampungkan akuisisi terhadap Warner Bros. Discovery. Berdasarkan transaksi tersebut, sebuah anak perusahaan Paramount Skydance melakukan merger ke dalam WBD, yang tetap beroperasi sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan pengakuisisi. Selanjutnya, Paramount Skydance Corporation mengubah nama resminya menjadi Skydance Corporation. Saham biasa Kelas B perusahaan tersebut beralih pencatatannya dari Nasdaq ke New York Stock Exchange dengan perubahan simbol saham dari PSKY menjadi SKYD, sementara perdagangan saham WBD secara independen dihentikan.[33]

Akuisisi tersebut menyatukan studio film Paramount Pictures dan Warner Bros. Pictures, layanan streaming termasuk Paramount+, HBO Max, dan Discovery+, jaringan televisi seperti CBS, CNN, HBO, MTV, Nickelodeon, Cartoon Network, dan Discovery Channel, serta berbagai unit bisnis termasuk DC Studios, Warner Bros. Games, dan TNT Sports.[3]

David Ellison tetap menjabat sebagai ketua dan CEO Skydance, sementara mantan CEO Mattel, Ynon Kreiz, menjadi *co-CEO* yang bertanggung jawab atas operasional sehari-hari dan integrasi. Andy Gordon menjabat sebagai presiden, sedangkan penunjukan lainnya mencakup Casey Bloys untuk mengawasi konten streaming serta Dana Goldberg dan Josh Greenstein untuk memimpin grup film gabungan.[34] Perusahaan mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan operasi streaming-nya dan mengejar penghematan biaya tahunan setidaknya sebesar $6 miliar dalam kurun waktu tiga tahun.[2]

Beberapa hari setelah merger rampung, berbagai aset milik Cartoon Network bocor ke publik. Peristiwa "gigaleak" ini (serupa dengan insiden yang pernah menimpa Nintendo dan Disney) membocorkan data sebesar lebih dari 200 gigabyte yang mencakup aset, materi promosi, dokumentasi di balik layar, serta puppet dari berbagai acara Cartoon Network dan saluran saudaranya, Adult Swim.[35] Banyak warganet segera menduga bahwa merger dengan Skydance menjadi penyebab kebocoran ini, mengingat materi terkait Avatar: Aang, The Last Airbender[36] sebelumnya juga sempat bocor setelah Paramount diakuisisi oleh Skydance.[37]

Aset perusahaan

Skydance Corporation menjalankan bisnis di bidang produksi film dan televisi, layanan streaming, penyiaran, berita, olahraga, video gim, penerbitan, dan produk konsumen. Menyusul akuisisi Warner Bros. Discovery pada bulan Oktober 2026, portofolionya mencakup kegiatan usaha yang sebelumnya dikelola oleh Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery.[38]

Film dan studio televisi

Skydance Motion Picture Group mengawasi kegiatan produksi dan distribusi film bioskop perusahaan tersebut. Dipimpin oleh Dana Goldberg dan Josh Greenstein, divisi ini mencakup studio film Paramount Pictures dan Warner Bros. Pictures beserta label-label produksi yang berafiliasi dengan keduanya.[39]

Skydance TV mencakup bisnis studio produksi televisi dan jaringan televisi perusahaan tersebut. Operasi produksinya meliputi Warner Bros. Television, CBS Studios, dan Paramount Television Studios, serta bisnis animasi seperti CBS Eye Animation Productions, Nickelodeon Animation Studio, Warner Bros. Animation, Cartoon Network Studios, dan Hanna-Barbera Studios Europe. Divisi ini dipimpin bersama oleh George Cheeks dan JB Perrette.[39]

Skydance Direct-to-Customer

Skydance Direct-to-Consumer (DTC) mengelola bisnis streaming perusahaan yang berbasis langganan maupun yang didukung oleh iklan. Layanan utamanya mencakup Paramount+, HBO Max, Discovery+, dan Pluto TV, serta kepemilikan saham di SkyShowtime, sebuah usaha patungan dengan Comcast.[38][39]

Divisi ini dipimpin oleh Casey Bloys, selaku ketua bersama dan direktur konten, serta JB Perrette, selaku ketua bersama dan direktur bisnis. Bloys mengawasi pemrograman orisinal di HBO Max dan Paramount+, sementara Perrette mengawasi berbagai bidang yang mencakup distribusi, strategi, pemasaran, dan operasional bisnis. Menyusul akuisisi tersebut, Skydance mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan operasional streaming-nya.[39]

Jaringan televisi

Skydance TV mengelola bisnis televisi siaran dan kabel perusahaan gabungan tersebut di Amerika Serikat maupun secara internasional. Aset televisinya meliputi:[39][40]

Berita dan olahraga

Skydance memiliki dua organisasi berita televisi besar, yaitu CBS News dan CNN. CBS News dipimpin oleh pemimpin redaksi Bari Weiss, sementara Mark Thompson menjabat sebagai ketua dan pemimpin redaksi CNN Worldwide. Keduanya melapor kepada pemimpin eksekutif bersama perusahaan, David Ellison dan Ynon Kreiz.[39]

Bisnis penyiaran dan produksi olahraganya mencakup CBS Sports, TNT Sports, CBS Sports Network, Eurosport, dan Paramount Sports Entertainment. Nama terakhir ini mencakup Skydance Sports, yang memproduksi program olahraga (baik yang memiliki naskah maupun non-naskah) serta mengembangkan proyek hiburan bertema olahraga.[38][41]

Produk konsumen, penerbitan, gim, dan pengalaman

Skydance Products & Publishing mengelola kegiatan perusahaan gabungan di bidang produk konsumen, penerbitan, dan lisensi yang terkait dengan properti hiburannya melalui unit-unit Paramount Consumer Products, Warner Bros. Discovery Global Consumer Products, Paramount Global Publishing, dan DC Comics.[42]

Divisi hiburan dan pengalaman interaktifnya mencakup Paramount Games Studio dan Warner Bros. Games, yang menerbitkan serta mengembangkan video gim berdasarkan kekayaan intelektual milik perusahaan maupun yang dilisensikan. Portofolio yang lebih luas ini juga mencakup pemberian lisensi untuk berbagai atraksi dan pengalaman yang terkait dengan properti Warner Bros., Paramount, dan DC.[40][43]

Kepemimpinan

Dewan Direksi

Kepemimpinan perusahaan

Referensi

  1. ↑ Spangler, Todd (27 April 2026). "Paramount-Warner Bros. Discovery Will Be 38.5% Owned by Middle Eastern Funds Following Close: Filing". Variety. Penske Media Corporation. ISSN 0042-2738. OCLC 60626328. Diakses tanggal 6 Oktober 2026.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Spangler, Todd (Oktober 6, 2026). "Paramount-Warner Bros. $111 Billion Merger Closes: 'Today Is a Historic Day, Not Just for Skydance but for Our Entire Industry,' David Ellison Says". Variety.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "From HBO Max to Harry Potter, here's what's now under the Skydance umbrella". Associated Press. Oktober 6, 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Fischer, Sara; Wang, Christine (Oktober 2, 2026). "Skydance will be name of combined Paramount-Warner Bros. Discovery". Axios.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Annual Report on Form 10-K for the Fiscal Year Ended December 31, 2023 (Laporan). Warner Bros. Discovery. 2024. Diakses tanggal Oktober 12, 2026.{{cite report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Spangler, Todd (Oktober 6, 2026). "Skydance CEOs Acknowledge Layoffs Will Be Coming After Paramount-Warner Bros. Merger: Read the Full Memo". Variety. Penske Media Corporation. ISSN 0042-2738. OCLC 60626328. Diakses tanggal Oktober 6, 2026.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Paramount Warner Merger: Corporate Baseline and Enterprise Operations (PDF) (Laporan). County of Los Angeles. Maret 17, 2026.{{cite report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Chmielewski, Dawn (2024-07-08). "Paramount, Skydance merger deal ends Redstone era". Reuters (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-14.
  9. ↑ "Skydance Media to Stay at Paramount in Multi-Year Deal". Skydance Media. Agustus 7, 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 19, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Award-winning Skydance Television producer-writer Marti Noxon names Maria Grasso president of Tiny Pyro" (PDF) (Rilis pers). Skydance Media. Juli 8, 2016. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Oktober 23, 2023.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Skydance Names Award-Winning Directors Vicky Jenson and Alessandro Carloni to Its First Two Animated Feature Films" (Rilis pers). Skydance Media. Juli 31, 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 19, 2019.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Skydance Media Announces Strategic Investment by RedBird Capital Partners and CJ Entertainment and Merchandising" (PDF) (Rilis pers). Skydance Media. Februari 11, 2020. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Mei 25, 2022.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Primack, Dan (2020-02-12). ""Parasite" studio CJ Entertainment buys into Hollywood". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-14.
  14. ↑ "WarnerMedia, Discovery complete merger, become Warner Bros Discovery". Reuters. April 8, 2022. Diakses tanggal Oktober 12, 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 "Skydance Media and Paramount Global Sign Definitive Agreement to Advance Paramount as a World-Class Media and Technology Enterprise" (Rilis pers). Paramount Global. Juli 7, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 8, 2024.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 "Paramount and Skydance close their $8 billion merger, kicking off reign of new entertainment giant". AP News (dalam bahasa Inggris). 2025-08-07. Diakses tanggal 2026-10-14.
  17. ↑ "8-K12B". www.sec.gov. Diakses tanggal 2026-10-14.
  18. ↑ "David Ellison to lead combined company after Paramount-Skydance merger closes". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2025-08-04. Diakses tanggal 2026-10-14.
  19. ↑ "Paramount wins exclusive US rights for UFC in $7.7 billion deal". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2025-08-11. Diakses tanggal 2026-10-14.
  20. ↑ "Press Releases | Skydance". www.skydance.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-14.
  21. ↑ "Paramount, Legendary Entertainment strike deal for 'Street Fighter' film". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2025-09-04. Diakses tanggal 2026-10-14.
  22. ↑ "Paramount Announces Deal to Acquire The Free Press" (Rilis pers). Paramount. Oktober 6, 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 13, 2025.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Fischer, Sara (2025-10-29). "Paramount to lay off 2,000 people following Skydance merger". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-14.
  24. ↑ "Warner Bros Discovery separates streaming from cable TV in two-way split". Reuters. Juni 9, 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ "Netflix to Acquire Warner Bros. Following the Separation of Discovery Global for a Total Enterprise Value of $82.7 Billion" (Rilis pers). Netflix. Desember 5, 2025.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ "Netflix to buy Warner Bros Discovery's studios, streaming unit for $72 billion". Reuters. Desember 5, 2025. Diakses tanggal Oktober 12, 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "Warner Bros. Discovery Board of Directors Determines Revised Proposal from Paramount Skydance Constitutes a Company Superior Proposal" (Rilis pers). Warner Bros. Discovery. Februari 26, 2026.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "Paramount to Acquire Warner Bros. Discovery to Form Next-Generation Global Media and Entertainment Company" (Rilis pers). Paramount Skydance Corporation. Februari 27, 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 27, 2026.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ "Paramount to buy Warner Bros Discovery in $110 billion deal as Netflix bows out of race". Reuters. Februari 27, 2026. Diakses tanggal Oktober 12, 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. ↑ "Warner Bros. Discovery Stockholders Approve Transaction with Paramount Skydance | Warner Bros. Discovery". www.wbd.com (dalam bahasa Inggris). 2026-04-23. Diakses tanggal 2026-10-14.
  31. ↑ "Key terms of Paramount's Warner Bros Discovery settlement with US states". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2026-09-21. Diakses tanggal 2026-10-14.
  32. ↑ www.sec.gov https://www.sec.gov/Archives/edgar/data/2041610/000110465926112347/tm2626659d1_8k.htm. Diakses tanggal 2026-10-14.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  33. ↑ www.sec.gov https://www.sec.gov/Archives/edgar/data/2041610/000110465926113913/tm2626659d7_8k.htm. Diakses tanggal 2026-10-14.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  34. ↑ Goldsmith, Peter White,Jill (2026-10-05). "Paramount-WBD Unveils Executive Structure". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-14.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  35. ↑ Carter, Justin (2026-10-11). "Cartoon Network Classics Exposed in Massive Leak". Gizmodo (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-14.
  36. ↑ Cho, Winston (2026-06-04). "The Lost 'Airbender': How Paramount's Movie Hack Spiraled Into a Crisis". The Hollywood Reporter (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-14.
  37. ↑ Townsend, Chance (2026-10-11). "A massive Cartoon Network leak exposes decades of behind-the-scenes animation files". Mashable (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-14.
  38. 1 2 3 "Paramount Completes Acquisition of Warner Bros. Discovery, Creating a New Global Entertainment Leader, Skydance" (Rilis pers). Skydance Corporation. Oktober 6, 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 6, 2026.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. 1 2 3 4 5 6 7 "David Ellison and Ynon Kreiz Announce their CEO Leadership Team for Skydance Following Anticipated Close of Warner Bros. Discovery Acquisition" (Rilis pers). Paramount Skydance Corporation. Oktober 5, 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 5, 2026.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. 1 2 Annual Report on Form 10-K for the Fiscal Year Ended December 31, 2025 (Laporan). Warner Bros. Discovery. 2026.
  41. ↑ "Paramount Sports Entertainment". Paramount. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-05-08. Diakses tanggal 2026-10-12.
  42. ↑ Spangler, Todd (2026-10-09). "DC Comics Now Sits Within Skydance Products & Publishing Division Under Josh Silverman, Alongside Warner Bros. and Paramount Consumer Products Groups". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-14.
  43. ↑ Bonthuys, Darryn (2026-10-07). "Skydance Is Merging Paramount And Warner Bros.' Game Studios Into One Unit". GameSpot (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-10-14.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Skydance Corporation.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan