Sabtu, 17 Oktober 2026
23:58 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Sistem fubing

Bagikan:

Sistem fubing (Hanzi:府兵制; Pinyin:fǔbīng zhì; Wade–Giles:fu-ping chih) adalah sistem milisi lokal di Tiongkok dari abad ke 6 hingga 8 M, berasal dari Wei Barat dan kemudian digunakan berturut-turut selama Dinasti Sui dan Dinasti Tang.

Karakteristik

Basis militer Sui dan masal awal Tang menggunakan sistem milisi fubing, pertama kali ditugaskan oleh Wei Barat, di bawah pemerintahan Yuwen Tai. Unit-unit milisi ini juga berfungsi sebagai cadangan, dan dapat dimobilisasi dengan cepat pada saat perang atau jika kondisi politik tidak stabil.

Sistem ini melibatkan jaringan milisi yang ditugaskan pada bidang pertanahan. Pria berusia antara 21 hingga 60 tahun memenuhi syarat sebagai anggota dari milisi ini. Petugas menerima komisi permanen, tetapi pasukan reguler menjalankan tugas di ibu kota provinsi dengan sistem rotasi yang bervariasi berdasarkan jarak tempat tinggal. Mereka yang tinggal 500 li dari ibu kota bertugas selama satu bulan dalam lima bulan, dan mereka yang tinggal lebih dari 2.000 li bertugas selama dua bulan dalam 18 bulan. Ketika tidak bertugas, mereka bertani, tetapi jika terjadi perang, mereka akan dimobilisasi ulang. Sistem ini melengkapi sistem juntian di mana semua rumah tangga diberikan sebidang tanah untuk bercocok tanam. Unit-unit ini kemudian menjadi keluarga militer turun-temurun, dan menyebabkan terbentuknya pemukiman dan komunitas militer yang luas.[1]

Catatan

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan