Kamis, 05 November 2026
03:10 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Singapore Flyer

Singapore Flyer

kapsul pengamatan di Singapura

Bagikan:
Singapore Flyer
330px-Dikaiosp_210819_6963.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,15,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Singapore_Flyer&revid=29879782&groups=_5d5a36d958e949874e544044f9e7232f104bcc4d&parser=parsoid
Peta interaktif area Singapore Flyer
Informasi umum
JenisKincir ria
LokasiSingapura
Alamat30 Raffles Avenue, Singapura 039803
Mulai dibangun2005[1]
Selesai dibangun2008[1]
Pembukaan11 Februari 2008 (terbatas)[2]
1 Maret 2008 (pembukaan awal)
15 April 2008 (resmi)
BiayaS$240 juta
PemilikStraco Corporation Limited (90%), WTS Leisure Pte Ltd (10%)[3]
Tinggi165 m (541 ft)
Dimensi
Diameter150 meter (492 ft)
Data teknis
Luas lantai33.700 m2 (362.700 sq ft)
Desain dan konstruksi
ArsitekKisho Kurokawa Architects & Associates, DP Architects
PengembangMelchers Singapore
TeknisiArup
Kontraktor utamaMitsubishi – Takenaka Consortium[4]
Informasi lain
Kapasitas tempat duduk784
Situs web
singaporeflyer.com
250px-SingaporeFlyer_from_MarinaBaySands.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Singapore Flyer dari arah Marina Bay Sands

Singapore Flyer adalah kapsul pengamatan tertinggi di dunia,[5] dengan tinggi 165 meter, lebih tinggi 5 meter dari Star of Nanchang di Tiongkok dan 30 meter lebih tinggi dari London Eye di Inggris. Singapore Flyer menawarkan pemandangan 3 negara sekaligus, yaitu Singapura, Malaysia (Johor) dan Indonesia (Batam).

Kapsul terakhir dipasang pada 2 Oktober 2007, roda mulai diputar pada 11 Februari 2008 dan Singapore Flyer dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 2008.[6] Tiket terjual untuk 3 malam pertama senilai S$8.888 (sekitar Rp.63.993.600,[7] sebuah angka keberuntungan menurut kepercayaan Tionghoa.[5] Ketika dibuka pertama kali menjadi tempat pengamatan pemandangan tertinggi di Singapura.

Singapore Flyer terdiri dari roda pengamatan berdiameter 150 meter, pada keliling roda tersebut terdapat 28 kapsul berpendingin udara yang dapat menampung 28 orang, dan gedung terminal 3 lantai yang didalamnya terdapat toko souvenir, restoran, dan bar. Untuk berputar satu putaran penuh, Singapore Flyer membutuhkan waktu 37 menit. Pada awalnya, Singapore Flyer berputar berlawanan arah jarum jam, tetapi atas saran ahli Feng Shui, putaran Singapore Flyer diubah arahnya pada tanggal 4 Agustus 2008.[8]

Lokasi

Singapore Flyer terletak di dekat Marina Bay, Singapura. yang dikenal dengan Marina Promenade. Singapore Flyer juga terletak di samping tikungan ke 21 dan ke 22 sirkuit F1 Marina Bay, Singapura.

Sejarah

Singapore Flyer pertama kali digagas pada awal 2000-an oleh Patrick MacMahon dari Melchers Project Management, sebuah anak perusahaan dari Jerman Melchers. Rencana resmi diumumkan pada 2002. Sebuah perusahaan baru, Singapore Flyer Pte. Ltd., dibentuk sebagai pengembangnya, dengan Melchers Project Management memiliki saham sebesar 75%, dan sisanya dimiliki oleh Orient & Pacific Management.

Proyek ini secara resmi diumumkan secara luas pada 27 Juni 2003 oleh Badan Pariwisata Singapura dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pengembang dan Badan Pariwisata Singapura untuk kelancaran proses penguasaan lahan. Dengan perjanjian ini, Badan Pariwisata membeli satu bidang lahan di Marina Centre dari Singapore Land Authority dan menyewapakaikan kepada pengembang selama 30 tahun dan opsi perpanjangan selama 15 tahun lagi. Lahan ini bebas biaya sewa selama proses pembangunan. Pada Juli 2003, Jones Lang LaSalle ditunjuk sebagai penasehat pengembang. Takenaka Corporation dan Mitsubishi dipilih sebagai kontraktor utama, dan Arup sebagai konsultan struktur.

Rancangan awal menunjukkan tinggi 169 m (554 ft) setara dengan London Eye, menuai kritik sebagai karya tiruan. Pengembang menyatakan bahwa itu bukan rancangan akhir baru merupakan konsep, selanjutnya rancangan akhir mengalami sedikit perubahan dari awalnya. Kemudian, proyek ini hampir berhenti ketika pengembang mengalami kesulitan pendanaan untuk membangun rodanya. Rencana awal, roda akan selesai dibuat pada akhir 2005, kemudian tertunda. Sempat ada laporan (yang dibantah oleh Singapore Tourism Board) bahwa badan ini memberi batas akhir pada 31 Maret 2005 kepada pengembang untuk menginformasikan masalah keuangannya dan meminta pembangunan tetap berjalan.

Pada September 2005, proyek ini berlangsung kembali setelah ada pendanaan dari 2 bank Jerman. Collin William Page, anak perusahaan ABN AMRO menyediakan pendanaan maksimal S$100 juta (Rp.600 miliar [7]), dan tambahan S$140 juta (Rp.840 miliar [7]) dari HypoVereinsbank. Dengan tambahan dana S$240 juta, sebuah investasi asing terbesar di dunia hiburan Singapura, pembangunan dimulai akhir bulan itu. Pemegang saham kemudian menjadi AAA Equity Holdings, Melchers Project Management, dan Orient & Pacific Management.

Pada Agustus 2007, Florian Bollen, direktur Singapore Flyer Pte Ltd, menaikkan saham di Singapore Flyer dari 60% menjadi 90% melalui akuisisi Melchers Project Management's 30% saham. Pengalihan ini dilakukan melalui AAA Equity Holdings, sebuah perusahaan investasi yang dipimpin oleh Bollen. Orient & Pacific Management, memiliki sisanya sebesar 10% saham.

Pada Maret 2010, Great Wheel Corporation, sebuah konsultan dari Singapore Flyer, adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang dituduh melakukan penggelapan yang dituduhkan kejaksaan di Berlin, Jerman. Melakukan transfer sebesar €3 juta (Rp.37,5 miliar [9]) kepada perusahaan di Kepulauan Virgin dan Inggris, dan menerima pembayaran bulanan sebesar €40.000 (Rp.500juta [9]) dari perusahaan Jerman, Great Berlin Wheel yang berhubungan dengan Great Wheel di Singapore. Seorang juru bicara kejaksaan mengatakan: "Kami mengetahui terdapat kontraktor yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan bohongan, dan kontrak ini dibuat untuk keuntungan pribadi."[10]

Florian Bollen sebagai direktur dari Great Wheel Corporation, tercatat di Singapura sebagai GWC Holdings, dan Singapore Flyer Pte Ltd. Juru bicara Singapore Flyer mengatakan: "Roda pengamatan raksasa di Berlin terpisah dan tidak ada hubungannya dengan kepemilikan dan operasional Singapore Flyer. Great Wheel Corporation juga bukan merupakan bagian dari Singapore Flyer. Semua penyelidikan terkait yang di Berlin dan Great Wheel Corporation tidak memberikan pengaruh terhadap operasional dan keuangan Singapore Flyer."[10]

Rancangan

250px-Singapore_flyer_capsule_inside.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam salah satu kapsul

Pembangunan menghasilkan luas bangunan sekitar 16.000 m2 (172.000 sq ft), dibangun di atas lahan seluas 33.700 m2 (362.700 sq ft) di sepanjang Marina Promenade. Dirancang oleh Arup dan Mitsubishi Heavy Industries dengan kapasitas 7,3 juta penumpang setiap tahun, rotasi konstan dari roda ini berarti putaran lengkap sekitar 30 menit.

Terdapat 28 kapsul berpendingin udara, seperti di Londen Eye, dirancang berupa kapsul exo (melekat di sisi luar roda). Dengan rancangan ini pemandangan tidak terhalang ketika berada di puncak, berbeda dengan rancangan kapsul endo (menggantung di roda) seperti di Star of Nanchang. Setiap kapsul memilik luas 26 m2 (280 sq ft) yang bisa diisi 28 penumpang, atau sampai 5 kursi roda dan 15 penumpang lain jika dipesan sebelumnya untuk pengunjung dengan kursi roda.

Bangunan terminal roda ini terdapat tiga lantai komersial, dengan teras terbuka ala Yunani yang bisa menjadi teater menghadap ke air dan dilengkapi juga dengan dermaga. Bangunan ini memiliki lanskap mewah, termasuk taman di atap dan tiruan hutan di atrium terminal. Parkir bus bisa menampung 40 bus di belakang bangunan dan terhubung melalui penyeberangan bawah tanah ke parkir tingkat untuk 300 mobil. Parkir mobil ini juga terbuka ke stasiun bawah tanah Promenade yang dibuka pada 17 April 2010.

Jalan kursi roda dan lift, toilet penyandang cacat dan parkir khusus untuk kursi roda juga tersedia.[11]

Transportasi

Untuk mencapai Singapore Flyer bisa menggunakan:

960px-Panorama_of_Marina_Bay%2C_Singapore_-_20100722.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Teluk Marina dari dalam kapsul, Marina Bay Sands di kiri sedang dibangun

Rencana pesaing

  • Beijing Great Wheel 208 m (682 ft), dibangun sejak 2007 dan direncanakan selesai 2008,[12] tetapi terhenti karena perusahaan bangkrut pada 2010.[13]
  • Great Dubai Wheel 185 m (607 ft) diusulkan oleh Dubailand, di Dubai, Uni Emirat Arab, direncanakan pada 2006 dan dibuka 2009.[14] Namun belum terwujud saat ini.
  • Voyager 180 m (590 ft) [15] diusulkan beberapa kali untuk Las Vegas, Nevada.[16] Belum terwujud sampai rancangan ke tiga (V3).[17]
  • Bangkok Eye 176 m (577 ft), di dekat Sungai Chao Phraya di Bangkok, Thailand, diumumkan oleh Bangkok Metropolitan Administration pada 13 Oktober 2010, yang memerlukan pendanaan 30 miliar baht proyek belum diputuskan.[18]
  • Great Berlin Wheel 175 m (574 ft) direncanakan dibuka pada 2008[19] tetapi proyek berhenti setelah menghadapi masalah keuangan.[20]

Galeri foto

  • Selama pembangunan, sebelum 28 kapsul terpasang
    Selama pembangunan, sebelum 28 kapsul terpasang
  • Dari seberang teluk Mei 2007
    Dari seberang teluk Mei 2007
  • Dari East Coast Parkway
  • Singapore Flyer, dan lintasan balap
    Singapore Flyer, dan lintasan balap
  • Dari bawah
    Dari bawah
  • Salah satu kapsul
    Salah satu kapsul
  • Dari dalam kapsul malam hari mengarah ke Ayer Rajah Expressway
    Dari dalam kapsul malam hari mengarah ke Ayer Rajah Expressway
  • Dari dalam kapsul
    Dari dalam kapsul
  • Dari dalam kapsul
    Dari dalam kapsul
  • Tampak depan dari peron penumpang naik
    Tampak depan dari peron penumpang naik
  • Dasar pilar
    Dasar pilar
  • Pilar dari sampng
    Pilar dari sampng
  • Yakult Rainforest Discovery Garden
    Yakult Rainforest Discovery Garden
  • Pemandangan Singapore Flyer dengan lampu putih di kapsul
    Pemandangan Singapore Flyer dengan lampu putih di kapsul

Referensi

  1. 1 2 "History & Milestones". Singapore Flyer. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2013. Diakses tanggal 8 Februari 2013.
  2. ↑ "Singapore Flyer opens to the public from Saturday". Channel NewsAsia. 1 Maret 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2008. Diakses tanggal 2 Maret 2008.
  3. ↑ "Straco Leisure Pte Ltd signs agreement to purchase the Singapore Flyer". Singapore Tourism Board. 28 Agustus 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 10 September 2014. Diakses tanggal 10 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "The Singapore Flyer – An Engineering Feat" (PDF). Singapore Flyer. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 19 November 2012. Diakses tanggal 8 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 World's biggest observation wheel set to spin in Singapore AFP
  6. ↑ "Singapore Flyer opens to the public from Saturday". Channel NewsAsia. 1 Maret 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-03-03. Diakses tanggal 2011-03-30.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3
  8. ↑ "Feng Shui turns this wheel". The Straits Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-04. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 €1 = Rp.12.500 (Maret 2010) Yahoo! Finance
  10. 1 2 Firm linked to Flyer under German probe[pranala nonaktif permanen]
  11. ↑ "Wheelchair Access - Singapore Flyer". Singaporeflyer.com. 16 Desember 2007. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ (AFP) – 5 Nov 2007 (5 November 2007). "Beijing begins construction of world's biggest wheel". Afp.google.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-12-11. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Beijing Ferris wheel company in receivership
  14. ↑ "Great Dubai Wheel Gets the Green Light". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-24. Diakses tanggal 2011-03-31.
  15. ↑ "Voyager Entertainment International, Inc". Voyager-ent.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-23. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Mark E. Adams (31 Desember 1996). "Voyager Las Vegas". Vegastodayandtomorrow.com. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Voyager Entertainment International, Inc". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-03-09. Diakses tanggal 2011-03-31.
  18. ↑ "BMA plans to build 'Bangkok Eye' on Chao Phya bank". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-19. Diakses tanggal 2011-03-31.
  19. ↑ "The Ferris Wheel near the Zoo has been approved". Aussichtsrad-berlin.de. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-06-01. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ "Planned Great Wheel for I-Drive area of Orlando on hold". Sun-sentinel.com. Diakses tanggal 14 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Singapore Flyer.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan