Rabu, 07 Oktober 2026
02:47 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Sindrom Angelman

Sindrom Angelman

Bagikan:
Angelman syndrome
Nama lainAngelman's syndrome,[1][2] happy puppet syndrome[3]
250px-5-year-old_Mexican_girl_with_Angelman_syndrome_%28cropped%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
A five-year-old girl with Angelman syndrome. Features shown include telecanthus, bilateral epicanthic folds, small head, wide mouth, and an apparently happy demeanor; hands with tapered fingers, abnormal creases and broad thumbs.
Pelafalan
SpesialisasiMedical genetics
GejalaDelayed development, unusually happy, intellectual disability, speech problems, balance and movement problems, small head, seizures[7]
Awitan umumNoticeable by 6–12 months[7]
PenyebabGenetic (new mutation)[7]
Metode diagnostikBased on symptoms, genetic testing[8]
Diagnosis bandingCerebral palsy, autism, Rett Syndrome, Prader-Willi syndrome[8][9]
PengobatanSupportive care[8]
PrognosisNearly normal life expectancy[7]
Frekuensi1 in 12,000 to 20,000 people[7]

Sindrom Angelman (AS) adalah kelainan genetik yang terutama memengaruhi sistem saraf.[7] Gejalanya mencakup kepala berukuran kecil dan bentuk wajah tertentu, disabilitas intelektual yang parah, disabilitas dalam perkembangan, kesulitan dalam berbicara keseimbangan dan bergerak, kejang, dan sulit tidur.[7] Anak-anak yang terpengaruh biasanya memiliki kepribadian yang bahagia dan memiliki ketertarikan khusus terhadap air.[7] Gejalanya biasanya mulai terlihat pada usia satu tahun.[7]

Penyebab sindrom Angelman adalah tidak adanya fungsi pada bagian kromosom 15 yang diwarisi dari ibu.[10] Seringkali, hal ini disebabkan oleh penghapusan atau mutasi gen UBE3A pada kromosom tersebut.[7] Kadang-kadang, mutasi ini disebabkan oleh pewarisan dua salinan kromosom 15 dari ayah, tanpa adanya pewarisan dari ibu.[7] Karena versi gen ayah dinonaktifkan melalui proses yang dikenal sebagai perekaman genomik, tidak ada sisa dari versi gen ini yang dapat berfungsi.[7] Sindrom Angelman biasanya disebabkan oleh mutasi baru, bukan mutasi yang diwarisi dari orang tua.[7] Diagnosisnya didasarkan pada gejala dan mungkin pengujian genetik.[8]

Saat ini, sindrom ini tidak ada obatnya.[8] Perawatan pada umumnya bersifat suportif.[8] Obat anti kejang digunakan pada orang-orang yang mengalami kejang.[8] Terapi fisik dan penyangga juga dapat membantu berjalan.[8] Orang yang terpengaruh memiliki harapan hidup yang hampir normal.[7]

Sindrom ini memengaruhi 1 dalam 12.000 hingga 20.000 orang.[7] Laki-laki dan perempuan terpengaruh dengan frekuensi yang setara.[8] Nama sindrom ini didasarkan oleh nama seorang dokter anak asal Inggris, Harry Angelman, yang pertama kali menggambarkan sindrom ini pada tahun 1965.[8][11] Sebuah istilah lama, "sindrom boneka bahagia", pada umumnya dianggap merendahkan.[12] Sindrom Prader–Willi adalah kondisi terpisah, yang disebabkan oleh hilangnya kromosom 15 dari ayah.[13]

Referensi

  1. 1 2 Angelman syndrome Diarsipkan 2020-06-17 di Wayback Machine., as excerpted from the Oxford English Dictionary by Lexico.com
  2. 1 2 3 Angelman syndrome Diarsipkan 2020-06-17 di Wayback Machine. in the Merriam-Webster.com Medical Dictionary
  3. ↑ Winter, Robin M.; Baraitser, Michael (2013). Multiple Congenital Anomalies: A Diagnostic Compendium. Springer. hlm. 34. ISBN 9781489931092. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-11-05.
  4. ↑ Angelman syndrome Diarsipkan 2020-06-18 di Wayback Machine. in the McGraw-Hill Dictionary of Scientific & Technical Terms
  5. 1 2 Angelman syndrome Diarsipkan 2020-06-17 di Wayback Machine. in the American Heritage Medical Dictionary
  6. ↑ Angelman syndrome Diarsipkan 2020-06-17 di Wayback Machine. in Comprehensive Developmental Neuroscience: Neural Circuit Development and Function in the Heathy and Diseased Brain: Chapter 32.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Reference, Genetics Home (Mei 2015). "Angelman syndrome". Genetics Home Reference. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2016. Diakses tanggal 28 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Angelman Syndrome – NORD (National Organization for Rare Disorders)". NORD (National Organization for Rare Disorders). 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 November 2016. Diakses tanggal 28 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Common Misdiagnoses | FAST". FAST (Foundation for Angelman Syndrome Therapeutics). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2019. Diakses tanggal 10 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Diarsipkan 9 October 2019 di Wayback Machine.
  10. ↑ Madan-Khetarpal, Georgianne; Arnold, Georgianne; Oritz, Damara (2023). "1. Genetic disorders and dysmorphic conditions". Dalam Zitelli, Basil J.; McIntire, Sara C.; Nowalk, Andrew J.; Garrison, Jessica (ed.). Zitelli and Davis' Atlas of Pediatric Physical Diagnosis (dalam bahasa Inggris) (Edisi 8th). Philadelphia: Elsevier. hlm. 14–15. ISBN 978-0-323-77788-9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-19. Diakses tanggal 2022-12-19.
  11. ↑ Angelman, Harry (1965). "'Puppet' Children: A report of three cases". Dev Med Child Neurol. 7 (6): 681–688. doi:10.1111/j.1469-8749.1965.tb07844.x.
  12. ↑ Wilson, Golder N.; Cooley, W. Carl (2000). Preventive Management of Children with Congenital Anomalies and Syndromes. Cambridge University Press. hlm. 193. ISBN 9780521776738. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-11-05.
  13. ↑ Kumar, Vinay; Abbas, Abul K.; Aster, Jon C. (2013). Robbins Basic Pathology. Elsevier Health Sciences. hlm. 244. ISBN 978-1437717815. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-11-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan