Senin, 28 September 2026
02:50 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Simbol Nazi

Bagian dari seri tentang
Nazisme
Simbol nazisme
Simbol nazisme
Simbol nazisme

Simbol Nazi adalah lambang atau logo yang digunakan oleh Partai Sosialis Nasional (NAZI), Jerman, pimpinan Adolf Hitler pada tahun 1920-1945. Simbol utama yang digunakan adalah lambang Swastika, yang biasa dikenal dengan hakenkreus atau salib yang berkait.

Beberapa simbol Partai Nazi

Selain itu Nazi juga menggunakan beberapa simbol yang lain:

Bendera Swastika

Lambang Swastika ini dipakai di bendera Nazi, kemudian di bendera kenegaraan Jerman. Bendera ini memiliki latar belakang merah dan Swastika hitam dalam lingkaran putih. ketiga warna tersebut diambil dari warna dasar bendera jerman yang lama, yang digunakan pada masa kekaisaran Jerman tahun 1897. Warna hitam-putih-merah juga mewakili warna yang terkait dengan anti-Republik Weimar Jerman nasionalis setelah jatuhnya Kekaisaran Jerman. dalam bukunya Mein Kampf, Adolf Hitler mendifinisikan warna-warna ini sebagai: merah merupakan gagasan sosial dari gerakan Nazi; putih melambangkan ide nasional; dan swastika hitam melambangkan misi perjuangan untuk kemenangan orang Arya, dan, dengan cara yang sama, kemenangan karya kreatif, yang selalu mengacu menjadi anti-Semit.

Asal-usul Swastika

Simbol Swastika ini sebenarnya sudah ada jauh sebelum digunakan oleh NAZI, Swastika berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu svastika yang artinya kondusif untuk kebaikan / kesejahteraan. Simbol ini telah ditemukan pada keramik yang berasal dari empat abad sebelum Masehi di Persia / Iran, dan kemudian diketemukan juga di Troy Yunani, Tibet dan Jepang. Mereka membedakan antara Swastika yang berputar searah dengan jarum jam dan yang berarah sebaliknya. Swastika yang berputar searah jarum jam, dianggap sebagai lambang gerakan matahari, yang di belahan bumi bagian utara tampak bergerak dari arah timur ke selatan kemudian ke barat. Sedangkan yang sebaliknya melambangkan malam hari.

Swastika yang digunakan oleh Nazi, adalah swastika yang berputar searah jarum jam. Penggunaan simbol ini pertama kali diusulkan oleh seorang penyair dan idolog nasionalistik Jerman, Guido von List untuk organisasi atau gerakan anti-yahudi. ketika Adolf Hitler membentuk Partai Sosialis Nasional (NAZI), tahun 1919-1920, simbol rasial Jerman ini diadopsi sebagai lambang partai Nazi, dan kemudian sebagai bendera nasional Jerman pada 15 September 1935. Swastika juga digunakan pada lambang Shorinji kempo sebuah seni beladiri dari jepang.

Sekalipun berasal dari bahasa Sanskerta, namun Nazi tetap menggunakannya karena bahasa tersebut menurut teoriyang mereka anut adalah termasuk dalam kelompok bahasa Indo Eropa, bahkan merupakan yang tertua. Menurut ahli bahasa dari Jerman abad ke-19, Friedrich Max Muller, bahasa ini memiliki sifat ke-aryaan, sehingga Adolf Hitler dan Nazi tetap mengadopsinya.

Galeri

  • Bendera partai Nazi
    Bendera partai Nazi
  • Bendera nasional Jerman tahun 1935–1945
    Bendera nasional Jerman tahun 1935–1945
  • Parteiadler mewakili partai Nazi
    Parteiadler mewakili partai Nazi
  • Reichsadler , mewakili Nazi sebagai emblem nasional (Hoheitszeichen)
    Reichsadler , mewakili Nazi sebagai emblem nasional (Hoheitszeichen)
  • Emblem SS Totenkopf / death's head
    Emblem SS Totenkopf / death's head [4]
  • Simbol ke-2 SS Totenkopf / death's head, 1934-45
    Simbol ke-2 SS Totenkopf / death's head, 1934-45
  • Simbol pasukan SS Schutzstaffel
    Simbol pasukan SS Schutzstaffel
  • Simbol Wolfsangel
  • Odal rune abjad
    Odal rune abjad[3][6]
  • Algiz rune abjad
    Algiz rune abjad
  • The sun cross lambang beberapa neo-Nazi group
    The sun cross lambang beberapa neo-Nazi group

Lihat juga

Catatan kaki

  1. ↑ "SS Bolts di www.symbols.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal 2012-01-01.
  2. ↑ "SS Bolts di www.adl.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal 2012-01-01.
  3. 1 2 "odin_rune di www.adl.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-21. Diakses tanggal 2012-01-01.
  4. 1 2 "neo-nazi skull di www.adl.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal 2012-01-01.
  5. ↑ "Wolfangel di www.adl.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal 2012-01-01.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  6. ↑ www.flagspot.net

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan