Minggu, 11 Oktober 2026
04:15 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Silang kepar

Silang kepar

Bagikan:
TwillSample.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Contoh kain hasil silang kepar.

Silang kepar adalah salah satu dari tiga jenis tenunan dasar, di samping silang polos dan silang satin.[1] Susunan tenun ini adalah kedua yang paling banyak digunakan setelah silang polos. Jika diamati, kain yang dihasilkan dari cara silang kepar memiliki pola serong yang terbentuk dari susunan benang-benangnya. Penerapan jenis tenunan ini adalah dengan menjalin benang benang pakan setiap melewati dua atau lebih benang lungsin secara terus-menerus. Pada baris berikutnya, posisi benang pakan akan berpindah satu benang lungsi dari posisi sebelumnya. Dengan demikian, kain akan membentuk pola tenun diagonal. Kain yang dibuat menggunakan cara silang kepar umumnya bertekstur lebih lembut, karena benang-benang memiliki ruang yang lebih leluasa untuk bergerak. Kain yang ditenun menggunakan jenis silang kepar di antaranya adalah kain denim dan gabardin.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Kadolph, Sara J., ed. (2007). Textiles (10th ed.). Saddle River, New Jersey: Prentice-Hall. ISBN 0-13-118769-4.
  2. ↑ "Macam-macam Jenis Tenunan yang Terdapat pada Berbagai Bahan Kain". Fitinline. Diakses tanggal 1 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan