Rabu, 07 Oktober 2026
15:55 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Siklon Roanu

Siklon Roanu

Bagikan:
Badai Siklon Roanu
Badai siklon (skala MD)
Badai tropis (SSHWS)
330px-Roanu_2016-05-21_0450Z.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Topan Roanu mendekati Bangladesh pada 21 Mei 2016
Terbentuk pada17 Mei 2016
Mereda pada23 Mei 2016
(Menjadi sistem tekanan rendah pada 22 Mei 216)
Kecepatan angin
maksimal
3 menit:
85 km/jam
1 menit:
100 km/jam
Tekanan minimal983 hPa (mbar)
Korban jiwa127 total, 100 hilang
Area terdampakBangladesh, Myanmar, Pantai timur India, Sri Lanka
Bagian dari Badai siklon Samudra Hindia Utara 2016

Badai Siklon Roanu adalah siklon tropis yang relatif lemah yang menyebabkan banjir besar di Sri Lanka dan Bangladesh selama bulan Mei 2016. Ini adalah siklon tropis pertama dalam musim siklon tahunan yang jatuh pada tahun ini. Roanu berasal dari udara bertekanan rendah yang terbentuk di selatan Sri Lanka, yang secara bertahap melayang ke utara dan terus bertambah kekuatannya menjadi badai siklon pada tanggal 19 Mei. Namun, pergeseran angin dan interaksinya dengan tanah menyebabkannya melemah sedikit hingga akhirnya bertambah lagi kekuatannya saat berada di pantai Bangladesh.

Badai ini bertanggung jawab untuk setidaknya 101 kematian di Sri Lanka dan 26 kematian di Bangladesh. Roanu juga membawa hujan lebat ke negara bagian India seperti Tamil Nadu, Andhra Pradesh, Kerala, dan Odisha.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan