Minggu, 27 September 2026
11:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Shen Kuo

Shen Kuo

Shen Kuo
沈括
330px-Shen_Kua.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran Shen Kuo yang dibuat oleh artis modern
Lahir1031 (1031)
Meninggal1095 (umur 63–64)
Dikenal karenaGeomorfologi, Perubahan iklim, Refraksi atmosfer, Utara sesungguhnya, Retrogradasi, Camera obscura, Peta relief terangkat, perbaikan posisi bintang kutub, perbaikan kesalahan bulan dan matahari
Karier ilmiah
BidangGeologi, Astronomi, Arkeologi, Matematika, Farmakologi, Magnetisme, Optik, Hidrolik, Metafisika, Meteorologi, Klimatologi, Geografi, Kartografi, Botani, Zoologi, Arsitektur, Agrikultur, Ekonomi, Strategi perang, Etnografi, Musik, Divinasi
Tempat kerjaAkademi Hanlin

Shen Kuo atau Shen Gua (Hanzi:沈括; Pinyin:Shěn Kuò; Wade–Giles:Shen K'uo) (1031–1095), dengan nama gaya Cunzhong (存中) dan pseudonim Mengqi (kini biasanya disebut Mengxi) Weng (夢溪翁),[1] adalah seorang polymath, ilmuwan, dan negarawan yang hidup pada masa Dinasti Song (960–1279). Ia menguasai banyak bidang ilmu dan bekerja sebagai matematikawan, astronom, geolog, zoolog, botanikus, farmakolog, agronom, arkeolog, etnografer, kartografer, pembuat ensiklopedia, jenderal, diplomat, insinyur hidrolik, penemu, kanselir akademi, inspektur kenegaraan, penyair, dan musisi. Ia juga mengepalai Biro Astronomi di istana Song.[2] Di istana, ia termasuk ke dalam faksi reformis yang dikepalai oleh Kanselir Wang Anshi (1021–1086).

Dalam karyanya Esai Kolam Mimpi (夢溪筆談; Mengxi Bitan) tahun 1088, Shen adalah orang pertama yang mendeskripsikan kompas jarum magnet yang akan digunakan untuk navigasi (pertama kali dideskripsikan di Eropa oleh Alexander Neckam pada tahun 1187).[3][4] Shen menemukan konsep utara sesungguhnya perihal deklinasi magnet ke arah kutub utara.[4][5]

Bersama dengan rekannya Wei Pu, Shen berencana memetakan jalur orbit Bulan dan planet-planet, tetapi hal ini dihentikan oleh lawan politiknya di istana.[6] Untuk membantu karyanya dalam bidang astronomi, Shen Kuo membuat armiler, gnomon, lubang pengamat, dan menemukan jam air jenis baru. Ia membuat hipotesis geologis mengenai pembentukan tanah (geomorfologi) berdasarkan penemuan fosil laut, pengetahuan erosi tanah, dan deposisi lanau.[7] Shen Kuo juga membuat hipotesis mengenai perubahan iklim gradual setelah mengamati bambu kuno yang membatu dan ada di dasar tanah habitat yang kering dan tak mampu menunjang kehidupan pada masa Shen hidup. Ia adalah tokoh literer pertama di Cina yang menyebut penggunaan galangan kering untuk memperbaiki kapal, dan juga menuliskan keefektifan penemuan pound lock. Meskipun Ibnu al-Haytham (965–1039) adalah orang pertama yang mendeskripsikan camera obscura, Shen adalah orang pertama di Cina yang melakukannya. Ia banyak menulis mengenai percetakan tipe penggerak yang ditemukan oleh Bi Sheng (990–1051).[8] Dengan mengikuti tradisi kuno di Cina, Shen membuat peta relief terangkat saat memeriksa daerah perbatasan. Deskripsi mekanisme busur silang kunonya ternyata adalah tongkat Yakub, alat yang tidak dikenal di Eropa hingga dideskripsikan oleh Levi ben Gerson pada tahun 1321.

Shen Kuo menulis beberapa buku lain selain Esai Kolam Mimpi, tetapi banyak yang sudah hilang. Beberapa puisi Shen masih tersimpan dalam karya tertulis anumerta. Meskipun ia lebih fokus kepada hal teknis dan ilmiah, ia juga tertarik kepada divinasi dan supranatural, seperti deskripsinya mengenai benda terbang aneh berdasarkan kesaksian. Shen juga menulis komentar untuk teks Taoisme dan Konfusianisme.

Catatan kaki

  1. ↑ Yao (2003), 544.
  2. ↑ Needham (1986), Volume 4, Part 2, 33.
  3. ↑ Bowman (2000), 599.
  4. 1 2 Mohn (2003), 1.
  5. ↑ Sivin (1995), III, 22.
  6. ↑ Sivin (1995), III, 18.
  7. ↑ Sivin (1995), III, 23–24.
  8. ↑ Bowman (2000), 105.

Pranala luar

Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan