Jumat, 23 Oktober 2026
05:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Shan Hai Jing

Shan Hai Jing

Bagikan:
250px-Shanhaijing_illustration_of_N%C3%BCwa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Nuwa dalam buku Shan Hai Jing

Shan Hai Jing atau Klasik Pegunungan dan Samudra (山海经) adalah catatan mengenai kekayaan alam, geografi, fiksi, mitologi, ritual dan pengobatan Tiongkok kuno sebelum Dinasti Qin (3 - 2 SM).[1][2] Diperkirakan bagian geografi buku ini diselesaikan di awal atau akhir Zaman Negara-negara Berperang (475-221 SM).[2] Sedangkan bagian mitologi dan legenda diselesaikan pada Dinasti Qin (221-206 SM).[2]

Terdiri dari 18 bab.[1][2] Bab satu sampai lima berisi tentang daerah pegunungan, Shan Jing(山经).[1][2] Bab enam sampai sembilan membahas tentang kelautan di luar teritori Cina dinamai Haiwai Jing(海外经), sedangkan bab sepuluh sampai tiga belas memuat tentang kelautan teritori Cina bernama Hainei Jing (海內经) dan yang terakhir mulai bab empat belas sampai delapan belas memuat tentang daratan Dahuang Jing (大荒经).[1][2]


Rujukan

  1. 1 2 3 4 (Inggris) Shan Hai Jing, Chinese Literature. Diakses pada 17 Mei 2010.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Classic of Mountains and Seas Diarsipkan 2011-05-27 di Wayback Machine, China Culture. Diakses pada 25 Mei 2010.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Shan Hai Jing.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan