Jumat, 25 September 2026
01:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Setepenre

Setepenre

N5
U21
Q3
N35
B1
Setepenre
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir
Infobox orangSetepenre
3daughters-Akhenaten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran14 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Amarna Suntingan nilai di Wikidata
Kematian14 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Amarna Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus Suntingan nilai di Wikidata
Lain-lain
Gelar bangsawanPutri raja Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.) Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaAkhenaten Suntingan nilai di Wikidata, Nefertiti Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraTutankhamun, Ankhesenamun, Ankhesenpaaten Tasherit, Neferneferuaten Tasherit, Neferneferure, Meritaten Tasherit, Meritaten dan Meketaten Suntingan nilai di Wikidata

Setepenre atau Sotepenre merupakan seorang putri Mesir Kuno dari dinasti ke-18; ia adalah putri keenam dan yang bungsu Firaun Akhenaten dan ratu pemimpinnya Nefertiti.[1]

Keluarga

Setepenre (namanya berarti “Pilihan Re”) lahir pada sekitar tahun ke-9[2] sampai 11 pemerintahan ayahandanya, Akhenaten di kota Akhetaten.[3] Ia memiliki lima orang kakak yang bernama Meritaten, Meketaten, Ankhesenamun, Neferneferuaten Tasherit, dan Neferneferure.[4]

Kehidupan

Salah satu penggambaran terawal tentang Setepenre ada di dalam lukisan dinding dari istana raja di Amarna. Ia digambarkan duduk di pangkuan ibundanya, Nefertiti. Lukisan dindingnya rusak banyak dan hanya sebagian kecil Setepenre yang tersisa. Lukisan ini berasal dari sekitar tahun 9 Akhenaten, dan seluruh keluarga digambarkan.[2][3]

Selanjutnya enam putri muncul bersama-sama berada di Tahun 12, pada hari kedelapan bulan kedua musim dingin, selama apa yang disebut “penerimaan upeti asing”. Acara ini digambarkan di makam Amarna Meryre II dan Huya. Di dalam makam Meryre II, Akhenaten dan Nefertiti diperlihatkan duduk di sebuah kios, menerima upeti dari negeri asing. Putri-putri pasangan kerajaan itu ditunjukkan berdiri di belakang orang tua mereka. Setepenre adalah putri terakhir di daftar bawah. Ia berdiri tepat di belakang saudarinya Neferneferure, yang sedang memegang seekor rusa. Setepenre ditunjukkan mendekati untuk membelai rusa itu.[5]

Kematian dan pemakaman

Di Dinding C di dalam Ruang α {\displaystyle \alpha } {\displaystyle \alpha } makam kerajaan Akhenaten nama kelima putri yang terdaftar, foto Neferneferure terpampang dan hanya empat dari para putri yang digambarkan. Ini mungkin berarti bahwa Setepenre telah meninggal mendahului Neferneferure, dan kemungkinan bahwa Setepenre meninggal sekitar Tahun 13 atau 14, sebelum ia mencapai ulang tahunnya yang keenam. Karena ia tidak diperlihatkan di Dinding B di dalam Ruang γ {\displaystyle \gamma } {\displaystyle \gamma }, di mana keluarga kerajaan berduka atas kematian putri kedua Meketaten, mungkin ia meninggal sebelum kematian Meketaten, mungkin sebelum konstruksi makam kerajaan cukup maju untuk memungkinkan pemakaman. Ia mungkin putri pertama yang meninggal.[2] Mungkin saja jenazahnya kemudian dipindahkan ke Ruang α {\displaystyle \alpha } {\displaystyle \alpha } makam kerajaan.[4]

Referensi

  1. ↑ Aidan Dodson & Dyan Hilton, The Complete Royal Families of Ancient Egypt, Thames & Hudson (2004) ISBN0-500-05128-3, p.156
  2. 1 2 3 Tyldesley, Joyce. Nefertiti: Egypt's Sun Queen. Penguin. 1998. ISBN0-670-86998-8
  3. 1 2 Aldred, Cyril, Akhenaten: King of Egypt,Thames and Hudson, 1991 (paperback), ISBN0-500-27621-8
  4. 1 2 Dodson, Aidan and Hilton, Dyan. The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson. 2004. ISBN0-500-05128-3
  5. ↑ Murnane, William J., Texts from the Amarna Period in Egypt, Society of Biblical Literature, 1995 ISBN1-55540-966-0
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan