Rabu, 28 Oktober 2026
19:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Meritaten Tasherit

Bagikan:
it
n
ra
N36
t
B1t&A S
r
t
A17
Ankhesenpaaten Tasherit
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Meritaten Tasherit, yang berarti Meritaten Muda merupakan seorang putri Mesir Kuno dinasti ke-18. Ia kemungkinan besar adalah putri Meritaten, putri sulung Firaun Akhenaten.

Ayahanda anak ini masih didebatkan. Banyak yang menganggapnya sebagai ayahanda Meritaten, Akhenaten, atau mungkin suaminya Smenkhkare. Karena baik Meritaten Tasherit dan putri lainnya, Ankhesenpaaten Tasherit muncul hanya di dalam teks yang pernah menyebutkan istri kedua Akhenaten Kiya, mungkin juga mereka adalah keturunan Akhenaten dan Kiya, atau mereka adalah fiktif, menggantikan nama putri Kiya, yang mungkin telah menjadi Beketaten, lebih sering dianggap sebagai anak Tiye.[1][2]

Nasib anak ini tidak pasti. Penyebutan dewa Aten atas namanya menunjukkan bahwa ia benar-benar putri Akhenaten, karena penggantinya kembali melakukan reformasi agamanya, dan kembali menyembah dewa-dewa tradisional Mesir. Sementara itu, nama Aten sempat turun dari penggunaan populer selama ini.

Referensi

  1. ↑ Aidan Dodson & Dyan Hilton, The Complete Royal Families of Ancient Egypt, Thames & Hudson (2004) ISBN0-500-05128-3, p.148
  2. ↑ Dr. Marc Gabolde: The End of the Amarna Period
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan