Minggu, 01 November 2026
19:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Serratia marcescens

Serratia marcescens

Bagikan:
Serratia marcescens
250px-Serratia_marcescens_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
S. marcescens yang ditumbuhkan pada media agar XLD.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
S. marcescens
Nama binomial
Serratia marcescens
Bizio 1823
Artikel takson sembarang

Serratia marcescens adalah salah satu spesies bakteri patogen oportunistik dari famili Enterobacteriaceae.[1] Dulunya bakteri ini disebut Monas prodigiosus atau Bacillus prodigiosus. Namun sejak tahun 1920-an, seorang apoteker Venesia bernama Bartolomeo Bizio mengganti nama spesies ini menjadi Serratia dari nama seorang fisikawan, Serafino Serrati, dan marcescens yang berarti "memudar" (karena bakteri ini dapat mengalami pemudaran warna koloni).[2] Beberapa karakteristik dari bakteri ini adalah motil (bergerak), berbentuk batang, anaerob fakultatif, berdiameter 0,5-0,8 µm dan panjang 0,9-2 µm.[2] Spesies ini dapat tumbuh pada suhu 5–40 °C dan secara alami ditemukan di tanah, air, dan permukaan tanaman.[2] Beberapa galur (strain) S. marcescens dapat menghasilkan pigmen prodigiosin yang berwarna merah gelap hingga merah muda, tergantung pada usia koloni bakteri tersebut.[1]

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) Basilio J Anía (4 November 2009). "Serratia". Medscape. Diakses tanggal 13 Juni 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 (Inggris) David R. Caprette. "Enterobacteriaceae: Serratia marcescens" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-06-14. Diakses tanggal 13 Juni 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bakteri ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan