Jumat, 09 Oktober 2026
09:01 WIB
TERKINI
Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah
Sarikaya (selai)

Sarikaya (selai)

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai tanaman srikaya.
Sarikaya
250px-Coconut_jam_from_Philippines.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebotol matamís sa báo dari Filipina
Nama lain
  • sekaya
  • sari kaya
  • sarikaya
  • matamís sa báo or matamís na báo
    (Filipina)
  • sangkhaya (Thailand)
  • cadé (Vietnam)
  • 咖椰 (komunitas Tionghoa)
  • siamu popo
JenisOlesan, Saus cocol
DaerahAsia Tenggara Maritim[1]
Hidangan nasional terkaitSingapura, Malaysia, Indonesia, Brunei, Filipina, dan Thailand, Samoa
Dibuat olehMelaka
Bahan utamaKelapa, gula, telur

Sarikaya, juga dikenal sebagai selai kaya atau hanya kaya, adalah olesan manis yang dibuat dari bahan dasar santan, telur, dan gula. Selai ini populer di seluruh Asia Tenggara.

Indonesia, Malaysia dan Singapura

Kata untuk selai kelapa dalam Bahasa Melayu, kaya, berarti kaya, referensi tekstur makanan populer. Selai ini juga disebut sarikaya. Di Malaysia, Indonesia dan Singapura, kaya memiliki tekstur yang lembut,[2] yang dibuat dari santan dan telur ayam atau itik, dibumbui dengan daun pandan dan dimaniskan dengan gula. Warna yang dihasilkan bervariasi tergantung warna kuning telur, jumlah pandan, dan kadar karamelisasi gula. Sebagai olesan lokal yang populer, kaya biasanya dioleskan di roti panggang untuk membuat roti bakar kaya dan dimakan di pagi hari,[3] tetapi juga dinikmati sepanjang hari. Kaya dapat ditemukan di sebagian besar kopitiam dan pasar malam.

Referensi

  1. ↑ Hui, Siu-Ling (April 2004). Queen Victoria Market: History, Recipes, Stories (dalam bahasa Inggris). Wakefield Press. ISBN 978-1-86254-601-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Julie Wong (3 Agustus 2014). "Kaya: A rich spread". The Star. Diakses tanggal 16 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Michael Aquino. "Roti Kaya – a Favorite Kopitiam Breakfast throughout Malaysia and Singapore". About Travel. Diarsipkan dari asli tanggal 7 September 2015. Diakses tanggal 16 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Produksi
120px-Brokencoconut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Produk
Hidangan
Penyakit
Organisasi
Budaya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan