Jumat, 30 Oktober 2026
10:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sepeda gravel

Sepeda gravel

Sepeda Bergaya Unik

Bagikan:
250px-Look_765_Gravel_Bicycle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah sepeda gravel.
250px-Gravel-bike-fitted-with-aerobars-for-racing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aerobar clip-on yang dipasang pada sepeda gravel untuk balapan

Sepeda gravel atau sepeda kerikil adalah jenis sepeda yang didesain untuk menempuh jalur berkerikil.[1] Sejak ditemukan, sepeda telah digunakan untuk menempuh jalan berkerikil. Namun, sepeda kerikil "modern", sebagai sebuah jenis dan gaya sepeda, baru mulai berkembang pada tahun 2000-an, dengan mengadopsi teknologi dari sepeda jalan raya (roadbike), sepeda cyclocross, dan sepeda gunung. Jenis sepeda ini juga memiliki banyak karakteristik yang mirip dengan sepeda touring, seperti geometri santai, ban lebar, dan roda gigi lebar.

Desain dan karakteristik

Sepeda gravel dibuat dari berbagai jenis bahan rangka, seperti aluminium, serat karbon, titanium dan baja. Sebagian besar menggunakan garpu berbahan serat karbon.

Sepeda gravel umumnya menggunakan stang drop bar, mirip dengan sepeda balap dan cyclocross, tidak seperti sepeda gunung dan sepeda hybrid. Banyak sepeda kerikil dilengkapi dengan stang yang lebih lebar daripada biasanya untuk sepeda jalan raya atau cyclocross, dan beberapa telah dilengkapi dengan stang "berkobar" yang miring ke luar. Ekstensi clip-on aerobar terkadang digunakan, terutama dalam balapan.[2]

Sepeda gravel memiliki geometri rangka yang merupakan perpaduan antara sepeda jalan raya dan sepeda gunung lintas alam, yang mengarah ke sepeda yang lebih lambat untuk berbelok tetapi lebih stabil, terutama pada turunan dengan traksi rendah, daripada sepeda jalan raya atau sepeda cyclocross.

Sepeda gravel sebagian besar menggunakan rem cakram, dan beberapa diantaranya menggunakan rem cakram hidrolik.

Sepeda gravel sering kali memiliki titik pemasangan tambahan untuk sangkar botol, serta titik pengangkutan yang dioptimalkan untuk membawa perlengkapan bikepacking.

Referensi

  1. ↑ Nehr, Zach (16 September 2021). "What is a gravel bike? Here's everything you need to know". Cyclingnews.com. Diakses tanggal 17 April 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Aero bars on gravel? Dirty Kanza winner Mat Stephens says yes". VeloNews. Diakses tanggal 18 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan