Senin, 28 September 2026
17:50 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Sel Kupffer

Sel Kupffer, sel Browicz-Kupffer adalah sejenis makrofaga yang hanya bermukim pada hati, tepatnya pada dinding sinusoid sistem retikuendotelial.

Seperti makrofaga pada umumnya, sel Kupffer berasal dari promonosit di sumsum tulang, kemudian menjadi monoblas, lalu monosit, beredar di dalam darah dan terdiferensiasi menjadi sel Kupffer.[1]

Sel Kupffer bertugas untuk membersihkan sel hampir mati dan debris dari sirkulasi darah dengan proses fagositosis dan hasil eksositosis kemudian disekresi ke dalam empedu. Helmy et all menemukan sejenis pencerap pada sel Kupffer, bertipe CRIg (bahasa Inggris:complement receptro of the immunoglobulin family). Di percobaan pada tikus, tiadanya CRIg menghilangkan kemampuan sistem kekebalan turunan untuk melawan patogen yang terbalut oleh protein yang dihasilkan sistem komplemen.[2]

Sel ini pertama kali dipelajari oleh Karl Wilhelm von Kupffer pada tahun 1876.[3] Para ilmuwan saat itu menyebutnya sel bintang (bahasa Jerman:sternzellen) dan mengira bahwa sel tersebut merupakan bagian integral dari endotelium dari hati. Pada tahun 1898, seorang ilmuwan Polandia bernama Tadeusz Browicz mengidentifikasi sel yang sama, dengan benar, sebagai makrofaga.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Naito M, Hasegawa G, Takahashi K. Development, differentiation, and maturation of Kupffer cells. Microsc Res Tech 1997;39:350-64. PMID 9407545.
  2. ↑ Helmy K, Katschke K, Gorgani N, Kljavin N, Elliott J, Diehl L, Scales S, Ghilardi N, van Lookeren Campagne M (2006). "CRIg: a macrophage complement receptor required for phagocytosis of circulating pathogens". Cell. 124 (5): 915–27. doi:10.1016/j.cell.2005.12.039. PMID 16530040.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Haubrich WS. Kupffer of Kupffer cells. Gastroenterology 2004;127:16. PMID 15236167.
  4. ↑ Szymanska R, Schmidt-Pospula M. Studies of liver's reticuloendothelial cells by Tadeusz Browicz and Karl Kupffer. A historical outline. Arch Hist Med (Warsz). 1979;42(3):331-6. PMID 386989.
  5. ↑ Stachura J, Galazka K. History and current status of Polish gastroenterological pathology. J Physiol Pharmacol. 2003 Dec;54 Suppl 3:183-92. PMID 15075472.
Serum
Protein
Regulator
Lipida
Klot
I " II " III " IV " V " VII " VIII " IX " X " XI " XII " XIII " Keping darah " Trombus " Protein C " Protein S
Sel
Darah
Limfosit
Sel T
Pembantu
Sel TH1
IL-2  · TNF-ß  · IFN-γ
Sel TH2
IL-4  · IL-5  · IL-13
Sel NK
Sel NKT
Sel T γδ
Memori
Sel T CM
Sel T SCM
Sel T EM
Sel T EMRA
CD8
CD4
Sel B
Sel B-1
Sel B-2
Plasmablas
 · IgG
Limfoblas  · LAK " PIT
Granulosit
Basofil
Eosinofil
Neutrofil
Mielosit
Metamielosit
Neutrofil band
Neutrofil segmen
Monosit
Makrofaga
Normal
Radang
DC
Mieloid
Plasmasitoid
Sel DC AP
FDC
 · Langerin
Endosit
Fagosit
Pro
Nonpro
Pinositosit
Punca
Endotelial
Epitelial
Hati
Lihat pula: Asam amino " Hormon " Enzim


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan