Sejarah Niger meliputi aktifitas manusia yang telah mendiami wilayah Niger saat ini sejak zaman prasejarah, dengan bukti aktivitas awal yang berasal dari 60.000 tahun yang lalu. Wilayah ini menjadi tempat ukiran batu kuno dan komunitas pastoral sejak 7.000 SM. Dulunya subur, wilayah ini mendukung permukiman besar dan peternakan sapi hingga iklim menjadi kering sekitar 2500 SM.
Pada abad ke-5 SM, Niger merupakan bagian dari jalur perdagangan trans-Sahara yang menghubungkan kerajaan di Afrika Barat ke Mediterania. Pengenalan unta pada abad ke-3 memfasilitasi kontak dan perdagangan yang lebih teratur di seluruh Sahara. Wilayah ini menyaksikan kebangkitan dan keruntuhan kekaisaran, termasuk Kekaisaran Songhai, yang menguasai sebagian Niger pada abad ke-15 dan ke-16.
Imperium kolonial Prancis dimulai pada akhir abad ke-19, dengan Niger menjadi koloni Prancis pada tahun 1922. Reformasi pasca Perang Dunia II mengarah pada pemerintahan mandiri yang terbatas, dan Niger mendeklarasikan kemerdekaan pada 3 Agustus 1960, dengan Hamani Diori sebagai presiden pertamanya. Negara ini mengalami periode pemerintahan militer dan sipil, dengan ketidakstabilan politik dan tantangan ekonomi yang signifikan.
Niger telah menghadapi masalah keamanan yang berkelanjutan akibat pemberontakan dan terorisme. Perkembangan politik mencakup transisi menuju pemerintahan sipil demokratis pada awal tahun 1990-an dan berbagai perubahan konstitusional. Pemilihan presiden tahun 2021 dimenangkan oleh Mohamed Bazoum, tetapi ia digulingkan dalam kudeta pada tahun 2023, yang menyebabkan ketidakpastian politik.
Referensi
- Chafer, Tony. The End of Empire in French West Africa: France's Successful Decolonization. Berg (2002). ISBN1-85973-557-6
- Background Note: Niger Diarsipkan 24 Mei 2019 di Wayback Machine
- Lydia Samarbakhsh-Liberge (ed.). "Chronologie: Niger". Histoire-afrique.org (dalam bahasa Prancis). Diarsipkan dari asli tanggal 14 November 2007. Diakses tanggal 20 September 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Initiated by Agence universitaire de la Francophonie