Jumat, 16 Oktober 2026
14:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Segitiga merah muda

Segitiga merah muda

Bagikan:
Segitiga merah muda dalam orientasi asli Nazi
Simbol LGBT
      
Bendera
Simbol lainnya

Segitiga merah muda adalah simbol bagi komunitas LGBTQ+. Awalnya dimaksudkan sebagai tanda penghinaan, simbol ini kemudian diadopsi kembali sebagai simbol positif untuk identitas diri. Simbol ini berasal dari Jerman Nazi pada tahun 1930-an dan 1940-an sebagai salah satu lencana kamp konsentrasi Nazi, yang digunakan untuk membedakan tahanan yang diidentifikasi oleh otoritas sebagai pria gay.[1][2] Pada tahun 1970-an, simbol ini dihidupkan kembali sebagai simbol protes terhadap homofobia, dan sejak itu diadopsi oleh komunitas LGBT yang lebih luas sebagai simbol populer kebanggaan LGBTQ+ serta gerakan LGBTQ+ dan gerakan pembebasan queer.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Plant, Richard (1988). The Pink Triangle: The Nazi War against Homosexuals (Edisi revised). H. Holt. hlm. 175. ISBN 978-0-8050-0600-1.
  2. ↑ Sattler, Michael. "History, the symbol". thepinktriangle.com. Diakses tanggal 2025-04-06.
  3. ↑ Shankar, Louis (April 19, 2017). "How the Pink Triangle Became a Symbol of Queer Resistance". HISKIND. Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 22, 2018. Diakses tanggal Agustus 22, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Waxman, Olivia B. (Mei 31, 2018). "How the Nazi Regime's Pink Triangle Symbol Was Repurposed for LGBTQ Pride". TIME (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2022. Diakses tanggal Agustus 22, 2018.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pink triangle (concentration camp badge).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan