Senin, 21 September 2026
11:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Scopus

Untuk kegunaan lain, lihat Scopus (disambiguasi).
Scopus
250px-Scopus_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ProduserElsevier (Belanda)
Bahasa40 bahasa
Akses
PenyediaElsevier
BiayaLangganan
Cakupan
DisiplinIlmu hayati; ilmu sosial; ilmu kedokteran; ilmu kesehatan
Kedalaman catatan41.462 judul terindeks (2021)
Formatcsv, BibText, ASCII, RIS
Masa1788–sekarang
GeospasialSeluruh dunia
Jumlah catatan82,4 juta
Frekuensi
pemutakhiran
Harian
Tautan

Scopus adalah basis data rujukan dan abstrak milik Elsevier yang diluncurkan pada tahun 2004. Scopus mencakup hampir 36.377 judul (22.794 judul aktif dan 13.583 judul nonaktif) dari sekitar 11.678 penerbit, yang mana 34.346 judul di antaranya adalah jurnal telaahan sejawat di bidang terkemuka, yakni ilmu hayati, ilmu sosial, ilmu kedokteran, dan ilmu kesehatan. Scopus mencakup tiga tipe sumber, yakni seri buku, jurnal akademik, dan jurnal dagang. Semua jurnal yang dicakup di basis data Scopus diulas kualitasnya tiap tahun berdasarkan empat tipe ukuran kualitas numerik, yakni h-Index, CiteScore, SJR (SCImago Journal Rank), dan SNIP (Source Normalized Impact per Paper). Pencarian di Scopus juga mencakup pencarian di basis data paten.[1]

Gambaran umum

Membandingkan kemudahan penggunaan dan cakupan dari Scopus dan Web of Science (WOS), sebuah studi pada tahun 2006 menyimpulkan bahwa "Scopus mudah dinavigasi, bahkan oleh pengguna pemula. Kemampuan untuk mencari ke depan maupun ke belakang dari sebuah rujukan tertentu akan sangat membantu periset. Aspek multidisipliner juga memungkinkan periset untuk mencari riset di luar disiplin ilmunya dengan mudah" dan "Satu keunggulan WOS atas Scopus adalah kedalaman cakupan, karena basis data WOS mundur hingga tahun 1945, sementara Scopus hanya mundur hingga tahun 1966. Namun, Scopus dan WOS melengkapi satu sama lain karena tidak ada basis data yang lengkap."[2]

Scopus juga menyediakan profil penulis, yang mencakup afiliasi, jumlah publikasi dan data bibliografinya, referensi, dan rincian jumlah rujukan yang telah diterima oleh tiap publikasinya. Scopus memiliki fitur notifikasi yang memungkinkan penggunanya untuk melacak perubahan profil, serta fasilitas untuk menghitung h-index dari penulis. Pada tahun 2016, sebuah situs web gratis, Scopus CiteScore,[3] diperkenalkan. CiteScore menyediakan data rujukan untuk lebih dari 25.000 judul aktif, seperti jurnal, prosiding konferensi, dan buku di Scopus, serta menyediakan alternatif dari faktor dampak. Scopus juga menyediakan fitur pencarian apabila dibutuhkan untuk mencari jurnal yang tersedia dengan berbagai filter. Scopus dapat menelusuri jurnal berdasarkan bidang kelimuan, judul jurnal, penulis, hingga jenis quartil.

ID Scopus dari penulis dapat diintegrasikan dengan akun ORCID.[4]

Pada tahun 2018, Scopus mulai menampilkan sebagian informasi mengenai status akses terbuka dari publikasi, dengan menggunakan data Unpaywall.[5]

Seleksi konten dan dewan penasehat

Karena Elsevier adalah pemilik Scopus dan juga merupakan salah satu penerbit jurnal ilmiah internasional terkemuka, sebuah Dewan Penasehat dan Seleksi Konten pun didirikan pada tahun 2009 untuk mencegah potensi konflik kepentingan dalam pemilihan jurnal yang akan dimasukkan ke dalam basis data, serta untuk memelihara kebijakan cakupan konten yang transparan dan terbuka, tidak peduli siapa penerbitnya.[6] Dewan tersebut beranggotakan ilmuwan dan pustakawan. Walaupun begitu, kritik mengenai dugaan konflik kepentingan tetap muncul.[7]

Dewan tersebut bertanggung jawab atas pemasukan dan pengeluaran judul di Scopus. Sejak tahun 2004, dewan tersebut telah memasukkan 41.525 judul dan mengeluarkan 688 judul.[8] Kebijakan reevaluasi tersebut diklaim didasarkan pada empat kriteria, yakni kekhawatiran publikasi, keburukan performa, keanehan performa, dan kurasi berkelanjutan. Sejak tahun 2016, dewan tersebut telah mengevaluasi 990 judul yang diterbitkan oleh 539 penerbit, dan akhirnya membuat 536 judul tidak lagi diindeks.[9] Walaupun begitu, riset tetap menunjukkan pemasukan jurnal predator.[10][11]

SCImago Journal Rank

Artikel utama: SCImago Journal Rank
60px-Ambox_current_red.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia. (Juli 2018)

Berdasarkan Scimago Journal Rankings, hingga2016[update], Nature mencatatkan h-index tertinggi, yakni 1011,[12] dan CA - A Cancer Journal for Clinicians[13] mencatatkan SJR tertinggi, yakni 39.285, dan CiteScore 2016 tertinggi (89,23 di persentil ke-99). Scimagojr.com menyediakan peringkat negara berdasarkan total dokumen yang diterbitkan, dokumen yang dapat dirujuk, rujukan, rujukan sendiri, rujukan per dokumen, dan h-index. Menurut situs web tersebut, hingga2019[update], Amerika Serikat (h-index : 2222) berada di peringkat pertama, Britania Raya (h-index : 1373) berada di peringkat kedua, dan Jerman (h-index : 1203) berada di peringkat ketiga, berdasarkan h-index nasional.[14]

Referensi

  1. Kulkarni, A. V.; Aziz, B.; Shams, I.; Busse, J. W. (2009). "Comparisons of Citations in Web of Science, Scopus, and Google Scholar for Articles Published in General Medical Journals". JAMA. 302 (10): 1092–6. doi:10.1001/jama.2009.1307. PMID 19738094.
  2. Burnham, JF (2006). "Scopus database: A review". Biomedical Digital Libraries. 3: 1. doi:10.1186/1742-5581-3-1. PMC 1420322. PMID 16522216.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. "Sources". Scopus.
  4. "Scopus2Orcid". Scopus. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-24. Diakses tanggal 7 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Else, Holly (2018-08-15). "How Unpaywall is transforming open science". Nature. 560 (7718): 290–291. Bibcode:2018Natur.560..290E. doi:10.1038/d41586-018-05968-3. PMID 30111793.
  6. "Scopus Content Overview: Content Policy and Selection". Scopus Info. Elsevier. Diakses tanggal 2013-09-04.
  7. "Elsevier are corrupting open science in Europe". TheGuardian.com. 29 Juni 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juli 2021. Diakses tanggal 21 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "The importance of high-quality content: curation and reevaluation in Scopus" (PDF).
  10. "IDEA Study 2 2017 Predatory journals in Scopus". idea-en.cerge-ei.cz.
  11. Singh Chawla, Dalmeet (8 Februari 2021). "Hundreds of 'predatory' journals indexed on leading scholarly database". Nature. doi:10.1038/d41586-021-00239-0. PMID 33558751. S2CID 231871351.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "Nature". scimagojr.com. Diakses tanggal 2018-07-04.
  13. "CA – A Cancer Journal for Clinicians". scimagojr.com.
  14. "SJR International Science Ranking". www.scimagojr.com.

Pranala luar

Wikidata memiliki sebuah properti, P1153, untuk P1154 (lihat penggunaan)
Elsevier
Merek cetak
Jurnal
pilihan
Lainnya
LexisNexis
Reed Business
Information
Jerman
Belanda
  • AllAboutFeed
  • Beleggers Belangen
  • Bizz
  • Boerderij
  • Elsevier
  • Meat International
  • Pig Progress
  • World Poultry
Britania Raya
Amerika Serikat
Reed Exhibitions
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan