Minggu, 08 November 2026
17:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sayur besan

Sayur besan

hidangan berkuah santan khas Betawi

Bagikan:
Sayur besan
Gambar sayur besan
Tempat asalIndonesia Indonesia
DaerahJakarta Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Hidangan nasional terkaitIndonesia Indonesia
Bahan utamaTebu telur dan santan
Bahan yang umum digunakanjenis sayur sayuran lain

Sayur besan adalah masakan khas Indonesia. Masakan ini dikenal di kalangan masyarakat Betawi. Keberadaan sayur ini mulai langka karena selain bahan utamanya yang tidak mudah didapat, jarang ada warung Betawi yang menyajikan menu masakan tradisional ini.[1]

Asal usul

Sesuai dengan namanya, sayur besan mengisyaratkan hubungan yang erat kaitannya dengan besanan.[2] Besanan dalam bahasa Betawi bermakna pernikahan. Bagi masyarakat Betawi, masakan ini tidak hanya berperan sebagai pelengkap menu makanan, tetapi memiliki simbol dan makna tertentu dalam upacara adat.

Acara pernikahan

Sayur ini disebut sayur besan karena merupakan menu wajib dan tergolong istimewa di acara pernikahan adat Betawi. Sayur besan sering disajikan saat acara pernikahan atau pertemuan antarbesan. Menu ini melambangkan penghormatan terhadap orang tua mempelai. Pada zaman dahulu, terutama di masyarakat Betawi tradisional, orang tua pengantin pria baru boleh berkunjung ke rumah orang tua pengantin wanita setelah pesta pernikahan selesai. Keluarga dari pihak lelaki akan membawa sayur besan untuk diberikan kepada keluarga si perempuan.[3] Setelah akad nikah, rombongan dari pihak lelaki kembali ke rumah. Pihak perempuan pun membekali mereka dengan bermacam-macam hidangan, seperti ayam bekakak, pesmol, semur daging, serundeng, opor ayam, ketan kuning, kue talam udang, pepe, dan bugis.

Menu ini menjadi bagian dari prosesi pernikahan adat Betawi yang melibatkan makanan khas. Seperti halnya roti buaya dan dodol, sayur besan juga melambangkan harapan. Sayur ini dijadikan antaran untuk besan. Butir-butir terubuk yang menyatu menjadi bonggol melambangkan dua keluarga yang menyatu dalam ikatan kekeluargaan lewat perkawinan.

Sayur besan adalah masakan berkuah santan yang berisi terubuk, kentang, soun atau bihun, petai, dan ebi.[4] Warnanya cenderung kekuningan, tetapi berbeda dengan kari. Tambahan ebi atau terasi, membuat kuah sajian ini memiliki rasa yang mirip laksa Betawi. Begitu juga dengan petai yang menjadi campuran kuah sayur besan. Petai ini bisa memberi aroma khas dan menggugah selera makan. Kunci kelezatan sayur besan terdapat pada kuah dan tekstur sayur terubuk. Jika dimasak dengan benar, rasanya akan gurih.

Resep

Bahan utama

Bahan utama sayur besan adalah terubuk (Saccharum edule). Walaupun termasuk jenis bunga, bentuknya sama dengan tanaman tebu, yaitu memiliki batang yang beruas-ruas dan warna batangnya hijau kemerahan.[5] Bunganya tertutup kulit dan bagian dalamnya yang lonjong putih berbutir-butir seperti telur ikan. Ada dugaan bahwa penggunaan sayur telur terubuk di Betawi ini dipengaruhi tradisi Sunda.[6] Hal itu karena adanya kesamaan cara penggunaan sayur terubuk. Perbedaannya, di Betawi, sayur ini diolah dengan tambahan kuah santan dan diberi nama sayur besan.

Bahan lainnya

Selain bahan utama terubuk, sayur besan juga memiliki bahan lainnya, termasuk bihun, petai, lengkuas, santan, daun salam, kentang, kembang kol, daun bawang, bawang merah, bawang putih, cabai merah, ebi, dan gula merah.[7][8] Selanjutnya, bumbu-bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama dengan daun salam.

Cara membuat

Setelah ditumis dan harum, bumbu-bumbu tersebut dapat ditambahkan terubuk bersama santan dan air. Selain itu, dalam adukan, dapat juga ditambahkan bumbu lain seperti garam dan gula, dan sayuran lainnya, seperti kol.[8] Jika kuah sudah mulai mengental, sayur besan dapat disajikan. Biasanya, sayur besan disajikan dalam mangkok bersama potongan seledri dan bawang goreng.[8]

Referensi

  1. ↑ Media, Kompas Cyber (2010-04-05). "Sayur Besan, Menu Betawi Kuno yang Istimewa". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-05-27.
  2. ↑ Okezone (2016-01-15). "Sayur Besan, Hidangan Lezat Khas Betawi : Okezone Lifestyle". https://lifestyle.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-05-27.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  3. ↑ "Pesta Pernikahan a la Betawi, Wajib Ada Sayur Besan dan Roti Buaya". detikfood. Diakses tanggal 2025-05-27.
  4. ↑ "Ustadz Yusuf Mansur, Sayur Besan dan Durian |Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2025-05-27.
  5. ↑ "Terubuk, Lezatnya si Bunga Tebu". detikfood. Diakses tanggal 2025-05-27.
  6. ↑ Okezone (2016-01-15). "Sayur Besan, Hidangan Lezat Khas Betawi : Okezone Lifestyle". https://lifestyle.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-05-27.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  7. ↑ Afrillia, Dian (13 Mei 2021). "Sayur Besan, Kuliner Asli Betawi yang Kini Makin Langka". Good News From Indonesia. Diakses tanggal 27 Mei 2025.
  8. 1 2 3 Sari, Atike (5 Desember 2022). "Resep Membuat Sayur Besan, Kuliner Khas Betawi yang Mulai Langka". IDN Times. Diakses tanggal 27 Mei 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan