Rabu, 30 September 2026
04:31 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Sariwangi

Merek teh asal Indonesia

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Sariwangi (disambiguasi).
Sariwangi
Jenis produkTeh
PemilikSavoria (2026-sekarang)
NegaraIndonesia
Diluncurkan1973;53 tahun lalu (1973)
PasarIndonesia
Pemilik sebelumnyaUnilever (1989-2026)
JargonTeh Berkualitas Pilihan Indonesia
Situs webSitus resmi

Sariwangi (dalam logonya ditulis SariWangi) adalah merek teh Indonesia yang saat ini dimiliki oleh Savoria Kreasi Rasa. Sariwangi adalah merek teh Indonesia pertama yang dikemas dalam kantong (biasanya disebut "teh celup"). Cara praktis menyajikan teh ini menjadi akrab dikalangan konsumen Indonesia, dan dengan akuisisi merek ini oleh Unilever pada tahun 1989 (mulai 2026 diakuisisi oleh Djarum dibawah divisi makanan dan minuman Savoria Kreasi Rasa), Sariwangi tetap menjadi merek teh terbesar di Indonesia.[1]

Sejarah

Johan Alexander Supit, seorang warga asal Tondano, Sulawesi Utara, mendirikan PT Sariwangi pada tahun 1964. Ia menggunakan pengalaman bekerja sebelumnya di perusahaan teh lain seperti Peek, Frean & Co. Ltd dan Joseph Tetley & Company untuk mendirikan perusahaan eksportir teh sendiri.[2] Dari perusahaan inilah Johan memperoleh teknologi untuk mengemas teh dalam kantong, yang dianggap tidak lazim di Indonesia pada saat itu. Pada tahun 1972, kemasan baru ini segera menjadi sukses, dan selama hampir dua dasawarsa, Sariwangi mendominasi pasar teh Indonesia.[3]

Akuisisi oleh Unilever

Pada tahun 1989, Unilever mengakuisisi merek Sariwangi, meskipun Johan tetap menjadi pemasok utama teh bagi merek tersebut melalui perusahaan lain, yaitu PT Sariwangi Agricultural Estate Agency. Namun, sejak tahun 2015, PT Sariwangi AEA mengalami masalah keuangan, dan pada akhir Oktober 2018, perusahaan tersebut dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Merek Sariwangi pernah diproduksi dan dipasarkan oleh PT Unilever Indonesia.[3][4]

Akuisisi oleh Djarum

Grup Djarum melalui anak usahanya PT Savoria Kreasi Rasa telah menyepakati pembelian unit bisnis teh merek Sariwangi dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Transaksi pembelian bisnis teh Sariwangi ini memiliki nilai kesepakatan sebesar Rp 1,5 triliun, yang disetujui kedua belah pihak melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis (Business Transfer Agreement/BTA). Transaksi tersebut rampung pada 2 Maret 2026 setelah seluruh dokumen penyelesaian ditandatangani dan pembayaran penuh diterima.[5]

Penilaian independen atas unit usaha teh Sariwangi dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy & Rekan, yang menetapkan nilai pasar sekitar Rp 1,48 triliun.[6]

Referensi

  1. ↑ "." Retrieved 08 January 2026.
  2. ↑ Portfolio: CLSA Capital Partners and Indonesia's Sari Wangi Retrieved 30 August 2019.
  3. 1 2 SariWangi: Pelopor Teh Celup yang Kolaps di Tangan Generasi Kedua Retrieved 30 August 2019. (In Indonesian)
  4. ↑ Yudianto (2022-09-12). "Analisis Brand Equity Teh Celup Sariwangi Terhadap Loyalitas Konsumen | Mitra Usaha Tani". www.mitrausahatani.com. Diakses tanggal 2022-09-12.
  5. ↑ "Djarum Group completes acquisition of SariWangi from Unilever Indonesia". IDNFinancials (dalam bahasa Inggris). 3 Maret 2026. Diakses tanggal 10 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Djarum Akuisisi Bisnis Teh Sariwangi dari Unilever Rp1,5 Triliun, Ini Fakta & Dampaknya

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan