Rabu, 23 September 2026
07:55 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Sannaha

Sannaha
Dewi Sannaha
Permaisuri Raja Sanna
AyahSuraghana
IbuRatu Parwati
PasanganSanna
KeturunanSanjaya
WangsaSailendra

Sannaha atau Dewi Sannaha adalah saudara perempuan sekaligus istri dari Raja Galuh yaitu Sanna yang bergelar Prabu Bratasenawa dan seorang ibu dari pendiri Kerajaan Medang yang bernama raja Sanjaya.

Biografi

Dalam Prasasti Canggal (bait 10-11) disebutkan bahwa yang menjadi raja mula-mula adalah Sanna (Prabu Bratasenawa), kemudian digantikan oleh Sanjaya anak Sannaha, saudara perempuan Sanna.[1]

Berdasarkan Carita Parahyangan menyebutkan, Dewi Sannaha adalah putri Suraghana (Rahyang Mandiminyak) dengan Dewi Parwati (putri Ratu Shima), yang kemudian menikah dengan Sanna (Prabu Bratasenawa).

Sannaha dan Sanna adalah saudara seayah tetapi beda ibu, ditinjau dari naskah Carita Parahyangan Sannaha putri Suraghana (Rahyang Mandiminyak) dari Dewi Parwati, sedangkan Sanna putra Suraghana (Rahyang Mandiminyak) dari Pwahaci Rababu hasil hubungan gelap. Pada suatu ketika mereka berdua menikah kemudian melahirkan Sanjaya.

Sanjaya semasa kecil ia bernama Rakai Jambri. Ia adalah putra Sanna dengan Sannaha dan cucu Suraghana (Rahyang Mandiminyak), raja Galuh kedua. Disebut pula bahwa Suraghana (Rahyang Mandiminyak) adalah putra Wretikandayun. Suraghana memiliki dua saudara, yang pertama bernama Rahyang Sempakwaja, yang kedua bernama Rahyang Kidul.

Rahyang Mandiminyak/Suraghana berhubungan gelap dengan Pwahaci Rababu (istri Rahyang Sempakwaja), dari perkawinannya Rahyang Mandiminyak memperoleh putra bernama Sanna. Sedangkan Rahyang Sempakwaja dengan Pwahaci Rababu mempunyai dua orang putra; Rahyang Purbasora dan Rahyang Demunawan.

Sanna menggantikan ayahnya (Rahyang Mandiminyak) menjadi raja Galuh ketiga bergelar Prabu Bratasenawa selama 7 tahun. Pada masa pemerintahan Sanna timbul perebutan kekuasaan oleh Rahyang Purbasora (putra Rahyang Sempakwaja), pada hakikatnya kedua orang tersebut berdarah satu ibu (Pwahaci Rababu) tetapi beda ayah. Dari perebutan kekuasannya Sanna dan Sannaha kemudian mengasingkan diri ke gunung merapi. Di tempat itulah Sanna dan Sannaha memperoleh putra bernama Rakai Jambri alias Sanjaya. Setelah dewasa ia berhasil merebut kekuasaan Rahyang Purbasora atas bantuan raja Sunda Tarusbawa. Pada kemudian Sanjaya menjadi raja Galuh. yang untuk selanjutnya ia menetap di Medang.[2]

Referensi

  1. Sumantri, Yeni Kurniawati. Rangkuman Materi Perkuliahan: Sejarah Indonesia Kuno. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia.
  2. Direktorat Jenderal Kebudayaan: Sejarah Daerah Jawa Barat. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan