Sabtu, 17 Oktober 2026
13:40 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sangay Choden Wangchuck

Sangay Choden Wangchuck

ratu Bhutan

Bagikan:
Keluarga Kerajaan Bhutan
120px-Emblem_of_Bhutan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keluarga
Druk Gyalpo Ketiga (alm.)
KDYMM Sang Nenek Suri
  • YTM Putri Sonam Choden
  • YTM Putri Dechen Wangmo
  • YTM Putri Pema Lhaden
  • YTM Putri Kesang Wangmo
Keluarga
Druk Gyalpo Kedua (alm.)
  • YTM Putri Choki Wangmo
  • YTM Pangeran Namgyel
  • YTM Putri Deki Yangzom
  • YTM Putri Pema Choden
250px-Her_Majesty_the_Queen_Mother_Ashi_Sangay_Choden_Wangchuck_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ashi Sangay Choden Wangchuck

Sangay Choden Wangchuck (lahir 11 Mei 1963) adalah salah satu dari 4 Ratu dan istri dari Raja Bhutan Jigme Singye Wangchuck, yang berkuasa di Bhutan dari 1972 sampai penurunan takhtanya pada 2006.

Tiga Ratu dan istri lainnya, semua saudara perempuan Sangay Choden, adalah:

Dia mempunyai anak-anak berikut ini dengan mantan Raja:

  • YM Pangeran Dasho Khamsum Singhye Wangchuck (lahir 6 Oktober 1985)
  • YM Putri Ashi Euphelma Choden Wangchuck (born 6 Juni 1993)

Ashi Sangay Choden Wangchuck sangat tertarik dalam mempromosikan seni di Bhutan dan mendukung warisan budaya negara. Dia adalah pelindung dari Museum Tekstil Bhutan di Thimphu, yang ia membantu mendirikan pada tahun 2001.[1]

Lihat juga

Wangsa Wangchuck

Referensi

  1. ↑ "Textile Museum in Thimphu - Preserving and promoting a national heritage". Diakses tanggal Maret 30, 2010.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |source= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Flag of BhutanBiography icon

Artikel bertopik biografi Bhutan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan