Jumat, 25 September 2026
10:18 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Samudra Hindia

Samudra Hindia

samudra antara Afrika, Asia, Australia, dan Antarktika

"Samudra Indonesia" beralih ke halaman ini. Untuk perusahaan bernama hampir sama, lihat Samudera Indonesia.
Samudra Hindia
Extent of the Indian Ocean according to the International Hydrographic Organization
Luas Samudra Hindia menurut Organisasi Hidrografi Internasional
osm-intl,0,a,a,264x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Samudra_Hindia&revid=29875427&groups=_8593b7327e5c6e54a1babf3165795fabb30bdfd6&parser=parsoid
Peta interaktif Samudra Hindia
330px-Indian_Ocean_bathymetry_srtm.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta topografi/batimetri wilayah Samudra Hindia
Jenis perairanSamudra
Aliran masuk utamaZambezi, Gangga-Brahmaputra, Indus, Jubba, dan Murray (5 terbesar)
Wilayah tangkapan air21.100.000 km2 (8.100.000 sq mi)
Terletak di negaraAsia Selatan dan Tenggara, Barat, Afrika Timur Laut, Timur dan Selatan dan Australia
Panjang maksimal9.600 km (6.000 mi)
(Antarktika hingga Teluk Benggala)[1]
Lebar maksimal7.600 km (4.700 mi)
(Afrika hingga Australia)[1]
Area permukaan70.560.000 km2 (27.240.000 sq mi)
Kedalaman rata-rata3.741 m (12.274 ft)
Kedalaman maksimal7.290 m (23.920 ft)
(Palung Sunda)
Keliling166.526 km (41.337 mi)[2]
KepulauanMadagaskar, Sri Lanka, Maladewa, Réunion, Seychelles, Mauritius, Lakshadwip, Andaman dan Nikobar, Sokotra
Referensi[3]
1 Perkiraan.
Gambar Bumi, disini semua samudra terlihat
Samudra di Bumi
Samudra Dunia

Samudra Hindia adalah kumpulan air terbesar ketiga di dunia, meliputi sekitar 20% dari total permukaan air Bumi dan merupakan lautan yang sangat berpengaruh bagi ekosistem di planet bumi. Samudra Hindia berada di urutan ketiga setelah Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik sebagai lautan terbesar ketiga di dunia, sehingga samudra Hindia memiliki peran utama terhadap ketersediaan air di dunia. Samudra ini berlokasi di antara sejumlah benua yakni Afrika, Eurasia, dan Australia.[4]

Di utara dibatasi oleh selatan Asia; di barat oleh Jazirah Arab dan Afrika; di timur oleh Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, dan Australia; di selatan oleh Antarktika. Samudra ini dipisahkan dengan Samudra Atlantik oleh 20° timur meridian, dan dengan Samudra Pasifik oleh 147° timur meridian. Samudra Hindia atau Samudra India adalah satu-satunya samudra yang menggunakan nama negara yaitu India.[5]

Penamaan

Penamaan Samudra Hindia disematkan kepada sungai Indus di India. Penyematan nama berasal dari konsepsi oleh Vasco da Gama.[6]

Data

250px-Indian_Ocean_bathymetry_srtm.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Area

Panjang Pantai: 66.526 km

Titik ketinggian:

  • titik terdalam: Palung Sunda -7.126 m
  • titik terdangkal: permukaan laut 0 m

Pelabuhan: Kolkata (India), Chennai (Madras; India), Kolombo (Sri Lanka), Durban (Afrika Selatan), Jakarta, Bandar Lampung, Banda Aceh, Padang, Medan, Denpasar (Republik Indonesia), Karachi (Pakistan), Fremantle (Australia), Mumbai (Bombay; India), Teluk Richards (Afrika Selatan)

Negara yang berbatasan

Negara yang memiliki garis pantai yang berbatas dengan Samudra Hindia dan cabang-cabang lautnya adalah:

Afrika

Asia

Eropa

Oseania

Bencana gempa bumi dan tsunami 2004

Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa Bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Menurut U.S. Geological Survey korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1,126,900 kehilangan tempat tinggal. Menurut PBB, korban 229.826 orang hilang dan 186.983 tewas. Tsunami Samudra Hindia menjadi gempa dan Tsunami terburuk 15 tahun terakhir.

Daftar pustaka

  • Braun, D., The Indian Ocean (1983)
  • Chandra, S., ed., The Indian Ocean (1987);
  • Chaudhuri, K. N., Trade and Civilization in the Indian Ocean (1985);
  • Cousteau, Jacques-Yves, and Diole, Philippe, Life and Death in a Coral Sea (1971);
  • Cubitt, Gerald, Islands of the Indian Ocean (1975);
  • Das Gupta, A., and Pearson, M.N., India and the Indian Ocean (1987);
  • Dowdy, W. L., and Trood, R., eds., The Indian Ocean (1985);
  • Kerr, A., ed., Resources and Development in the Indian Ocean Region (1981);
  • Nairn, A. E., and Stehli, F. G., eds., The Ocean Basins and Margins, Vol. 6: The Indian Ocean (1982);
  • Ostheimer, John M., ed., The Politics of the Western Indian Ocean Islands (1975);
  • Toussaint, Auguste, The History of the Indian Ocean, trans. by June Guicharnaud (1966).

Referensi

  1. 1 2 Demopoulos, Smith & Tyler 2003, Introduction, p. 219
  2. ↑ Keesing & Irvine 2005, Introduction, p. 11–12; Table 1, p.12
  3. ↑ CIA World Fact Book 2018
  4. ↑ Amelia, Anggita; Amelia, Anggita (2021-12-28). "5 Fakta Menarik Samudra Hindia, Lautan Terhangat di Dunia". IDN Times. Diakses tanggal 2020-12-31.
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2001-08-02. Diakses tanggal 2004-12-27.
  6. ↑ Suwito dan Susanti, N. E. (2017). Geografi Kelautan (PDF). Malang: Penerbit Ediide Infografika. hlm. 35. ISBN 978-602-74739-9-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

Samudra
Laut
Selat
Teluk
Laguna
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan