Samsudin Anggiluli | |
|---|---|
| Bupati Sorong Selatanke-1 | |
| Masa jabatan 24 Maret 2016 –20 Februari 2025 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Abraham Octavianus Atururi (Gubernur Papua Barat) Nathaniel Mandacan (Plh. Gubernur Papua Barat) Eko Subowo (Pj. Gubernur Papua Barat) Dominggus Mandacan (Gubernur Papua Barat) Paulus Waterpauw (Pj. Gubernur Papua Barat) Muhammad Musa'ad (Pj. Gubernur Papua Barat Daya) |
| Wakil | Martinus Salamuk (2016—2021) Alfons Sesa (2021—2024) |
| Pendahulu | Otto Ihalauw |
| Pengganti | Petronela Krenak |
| Wakil Bupati Sorong Selatanke-2 | |
| Masa jabatan 15 November 2010 –15 November 2015 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Gubernur | Abraham Octavianus Atururi |
| Bupati | Otto Ihalauw |
| Pendahulu | Herman Tom Dedaida |
| Pengganti | Martinus Salamuk |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 2 Maret 1969 (umur 57) |
| Partai politik | PDI-P |
| Suami/istri | Beatriks Msiren |
| Almamater | Universitas Sam Ratulangi (S.E.) |
| Profesi | Politikus • Birokrat |
Samsudin Anggiluli (lahir 2 Maret 1969) adalah seorang politikus dan birokrat Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sorong Selatan periode 2010–2015. dan kemudian menjabat sebagai Bupati Sorong Selatan pada periode 2016–2021 dan 2021—2025.[1][2]
Ia juga pernah mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Bupati Sorong Selatan 2020. sebelumnya ia merupakan seorang Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.
Riwayat pendidikan
Samsudin Anggiluli menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sam Ratulangi, Manado, dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). ia menempuh pendidikan di universitas tersebut pada periode 1992–1999.[2]
Karier
Samsudin Anggiluli memulai kariernya sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan. Ia menjabat sebagai Bendahara Gaji Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong Selatan pada periode 2004–2005, kemudian menjadi Bendahara Kas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sorong Selatan pada 2005–2007. Selanjutnya, ia diangkat sebagai Kepala Subbagian Verifikasi pada Bagian Keuangan Kabupaten Sorong Selatan pada 2007–2009, sebelum menjabat sebagai Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sorong Selatan pada 2009–2010.
Karier politiknya dimulai setelah ia terpilih sebagai Wakil Bupati Sorong Selatan mendampingi Otto Ihalauw untuk masa jabatan 2010–2015. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Bupati Sorong Selatan pada periode 2017–2021. Pada Pemilihan umum Bupati Sorong Selatan 2020, ia kembali mencalonkan diri sebagai bupati bersama Alfons Sesa.[3]
Riwayat organisasi
Samsudin Anggiluli aktif dalam berbagai organisasi sejak masa kuliah hingga berkarier di pemerintahan dan politik. Saat menempuh pendidikan di Universitas Sam Ratulangi, ia menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi pada periode 1993–1994 serta menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 1992–1999.
Di tingkat kemasyarakatan, ia dipercaya sebagai Ketua Majelis Muslim Papua sejak 2010. Sejak 2015, ia juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sorong Selatan. Dalam bidang politik, ia menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sorong Selatan sejak 2015.[4]
Lihat juga
Referensi
- ↑ "Gubernur Dominggus Mandacan Melantik Bupati dan Wakil Bupati 3 Daerah di Papua Barat". diskominfoperstatik.papuabaratprov.go.id. 26 April 2021. Diakses tanggal 7 Februari 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Profil Samsudin Anggiluli, Bupati Sorong Selatan yang Digandeng Lambert Jadi Bacawagub PBD". Tribunsorong.com. 2026-03-05. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ admin (2021-04-26). "100 Hari Usai Di Lantik Bupati dan Wabup Sorsel Segera Kunker Ke Distrik". Garda Papua. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Mengenal Sosok Samsudin Anggiluli, dari Birokrasi Hingga Panggung Politik". kumparan. Diakses tanggal 2026-07-30.