Jumat, 16 Oktober 2026
14:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Salvator Rosa

Salvator Rosa

Bagikan:
Salvator Rosa
250px-Self-portrait_by_Salvator_Rosa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salvator Rosa
Lahir1615
Meninggal1673 (usia 57)
Dikenal karenaMelukis, membuat cetakan, puisi
GerakanBarok

Salvator Rosa (20 Juni atau 21 Juli 1615 – 15 Maret 1673) adalah seorang pelukis, penyair dan pembuat cetakan asal Italia yang aktif di Napoli, Roma dan Firenze. Sebagai pelukis, ia dikenal "tak kaki dan luar biasa" serta menjadi "pemberontak abadi"[1] dan proto-Romantik.

Referensi

  1. ↑ Wittkower, p. 325
  •  Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Rosa, Salvator" . Encyclopædia Britannica. Vol. 23 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 720–722.
  • Wittkower, Rudolf (1980). Art and Architecture in Italy, 1600–1750. Pelican History of Art (Penguin Books Ltd). hlm. 325–7.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Salvator Rosa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan