Minggu, 04 Oktober 2026
01:59 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Saifuddin Bilbay

Bagikan:
Saifuddin Bilbay
Sultan Mesir dan Suriah
Berkuasa9 Oktober 1467 – 5 Desember 1467
PendahuluSaifuddin Khushqadam
PenerusTimurbugha
LahirTidak diketahui
Meninggal19 September 1468
Aleksandria

Saifuddin Bilbay atau Yalbay (bahasa Arab:الظاهر سيف الدين بلباي; meninggal 19 September 1468) adalah seorang sultan Mamluk Mesir yang memerintah dari 9 Oktober hingga 4 Desember 1467.[1][2]

Biografi

Bilbay berasal dari keturunan Sirkasia. Ia dibawa ke Mesir pada masa pemerintahan Al-Mu'ayyad Shaykh. Ia memiliki tanah dan menjadi emir dari sepuluh pada masa Barsbay, kemudian menjadi emir genderang pada masa Jaqmaq. Ia pernah dipenjarakan oleh Al-Mansur Fakhruddin Utsman, lalu dibebaskan oleh Saifuddin Inal. Kemudian, pada September 1466, ia diangkat menjadi atabeg pada masa pemerintahan Khushqadam.[3]

Ia menjadi sultan pada Oktober 1467 setelah kematian Khushqadam. Selama pemerintahannya, ia sangat bergantung pada dwidar kabir (sekretaris eksekutif agung) bernama Khairbek. Namun, para mamluk Dhahiri kemudian menangkap Bilbay dan menurunkannya dari takhta pada 5 Desember 1467, setelah itu Timurbugha diproklamasikan sebagai sultan.[4]

Bilbay kemudian dipenjarakan di Aleksandria, tempat ia meninggal akibat wabah pada 19 September 1468.

Referensi

  1. ↑ 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Egypt/3 History" . Encyclopædia Britannica. Vol. 09 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 80–130, see page 102, final lines. ...on the 9th of October 1467, when the Atābeg Yelbai was selected by the Mamelukes to succeed him, and was proclaimed sultan with the title of Malik al-Ẓāhir. This person, proving incompetent, was deposed by a revolution of the Mamelukes on the 4th of December 1467
  2. ↑ Eduard von Zambaur (1980). معجم الأنساب والأسرات الحاكمة في التاريخ الإسلامي للمستشرق زامباور (dalam bahasa Arab). Beirut: IslamKotob. hlm. 164.
  3. ↑ Natho 2010, hlm. 218.
  4. ↑ Natho 2010, hlm. 219.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan