Jumat, 06 November 2026
15:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sabel

Sabel

Bagikan:
250px-MuseeMarine-sabreOfficer-p1000451.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pedang sabel resmi Angkatan Laut Prancis
250px-Indonesian_army_officer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang perwira TNI AD membawa pedang pora pada saat menjadi komandan upacara

Sabel[1] atau pedang pora (bahasa Inggris:sabre sword) adalah pedang bermata satu melengkung yang berasal dari Eropa yang memiliki pelindung tangan yang besar.

Di ruang lingkup TNI dan Polri, ini diketahui sebagai pedang pora yang dimiliki oleh setiap perwira TNI dan POLRI dan biasanya digunakan untuk keperluan upacara.

Kata "sabel" berasal dari kata bahasa Hungaria "szablya" (alat untuk memotong). Asal-usul sabel kurang jelas, mungkin diturunkan dari falchion dan shamshir yang digunakan pada zaman pertengahan oleh kavaleri Asia tengah seperti Turki, Tatar, dan Mongol. Sabel pertama kali muncul pada abad ke-10 dengan kedatangan orang-orang Magyar.

Pada awalnya sabel digunakan sebagai senjata kavaleri, menggantikan pedang lurus. Awal sabel digunakan secara besar-besaran pada awal abad ke-19, terutama pada Perang Napoleon, Napoleon menggunakannya untuk serangan pasukan berkuda. Sampai saat ini, sabel masih digunakan sebagai status kepangkatan di dalam ketentaraan. Sampai saat ini, jika kita melihat defile (baris-berbaris) prajurit Keraton Yogyakarta, kita akan melihat ada prajurit yang mengenakan senjata jenis ini, meski zaman dahulu di Jawa sudah dikenal pedang sabet yang mana mirip dengan senjata ini.

Sabel dipakai sebagai salah satu alat dalam olahraga anggar, selain floret dan degen, meskipun bentuk pedang untuk olahraga ini lebih langsing.

Rujukan

  1. ↑ "Sabel". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan