Senin, 28 September 2026
10:15 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Torpedo SUT

AEG SUT 264 merupakan torpedo kelas berat berukuran 21 inci (53,34 cm) yang diproduksi oleh Altas Elektronik, torpedo ini memulai operasinya pada 1967.

Deskripsi Torpedo

SUT merupakan kependekan dari Surface and Underwater Target (Target di permukaan dan bawah air).[1] Torpedo ini merupakan senjata serbaguna yang dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, dan peluncur tepi laut.[2]

Mod 2

SUT Mod 2 sering kali dibandingkan dengan torpedo produksi Tiongkok yaitu Yu-4 dan Yu-6[3]

Produksi

Lini produksi didirian di Indonesia atas kerja sama antara Angkatan Laut Indonesia dan PT Dirgantara Indonesia (Persero) untuk memproduksi SUT dibawah lisensi. Taiwan menerima 200 torpedo dari lini produksi di Indonesia paa 1998.[4]

Riwayat Penggunaan

Chili

Pada 2004, kapal selam Chili kelas Scorpene bernama O'Higgins menembakan SUT saat menjalani proses uji coba di Lorient, Prancis.[5]

India

Pada 2013, OEM Atlas Elektronik dihubungi untuk meningkatkan kemampuan 64 SUTs yang masih dimiliki oleh India.[6]

SUT merupakan torpedo pertama yang ditembak dari Kapal Selam Kelas Kalvari karena kurangnnya pembelian torperdo kelas berat.[2] Rencana untuk membeli torpedo Black Shark gagal akibat Finmeccanica dimasukan ke dalam daftar hitam oleh pemerintah India untuk kasus korupsi penyuapan[7]

Taiwan

Pada awalnya SUT dibeli bersamaan dengan pembelian dua kapal selam kelas Hai Lung.[8] Pada September 2003 torpedo SUT yang ditembakan oleh kapal selam saat latihan perang Hankuang No. 19 mengalami kerusakan kabel kendali dan tidak terkontrol. Torpedo akhirnya bisa diselamatkan empat jam kemudian dari pantai Yilan. Perwakilan dari pabrikan datang ke Taiwan untuk turut serta dalam penyelidikan kecelakaan.[9] Pada 8 Oktober angkatan laut kembali meluncurkan torpedo dengan hasil yang memuaskan. Pada 14 Oktober angkatan laut sukses menjalankan test penuh di Pingtung, torpedo pertama yang ditembakan juga mengalami masalah yang sama seperti peristiwa pada 4 September tetapi masalah tersebut dapat diatasi, dan torpedo kedua berhasil menghancurkan target yaitu kapal perusak kelas Yang yang telah pensiun.[10]

Pada 2010 Angkatan Laut Taiwan menawarkan hadiah kepada nelayan lokal yang mampu menemukan torpedo SUT yang hilang saat latihan.[11] SUT akan diganti dengan torpedo MK 48[12]

Pengguna

Lihat Juga

  • Torpedo SST

Referensi

  1. 1 2 Shay, Shaul. "Egypt's New Modern Submarine Fleet". israeldefense.co.il. Israel Defense. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Indian Navy Scorpene-class Submarines in Sea Trials & SUT Torpedo Firing Test". navyrecognition.com. Navy Recognition. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Could South Korea's Submarine 'Sink' North Korea in a War?". nationalinterest.org. The National Interest. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "TRADE REGISTERS". sipri.or. SIPRI. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Torpedo Firing Tests at Depth: Scorpene Scores". defense-aerospace.com. Defense Aerospace. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-30. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: |first1= tidak memiliki |last1=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Panda, Ankit. "India To Upgrade Submarine Capabilities". thediplomat.com. The Diplomat. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Navy may consider German SUT torpedoes for Kalvari submarines, instead of Finmeccanica's 'Black Sharks'". economictimes.indiatimes.com. The Economic Times. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Sofia Wu, Zep Hu and. "Taiwan planning to replace aging torpedoes: Defense News". focustaiwan.tw. Focus Taiwan. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Hsu, Brian. "Manufacturers puzzled by navy's errant torpedo". www.taipeitimes.com. Taipei Times. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Hsu, Brian. "Navy relieved as torpedo hits target". www.taipeitimes.com. Taipei Times. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Taiwan navy offers £630 reward to fishermen for missing torpedo". /www.telegraph.co.uk. The Telegraph. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Taiwan budgets $860 million for torpedoes". www.upi.com. UPI. Diakses tanggal 30 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "SUT Torpedo - Archived 12/2007". forecastinternational.com. Forecast International. Diakses tanggal 30 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ L. Valmas, Theodore. "Hellenic Navy torpedo, helicopter programmes move ahead". janes.com. Janes. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Indian Navy Scorpene-class Submarines in Sea Trials & SUT Torpedo Firing Test". navyrecognition.com. Navy Recognition. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "Could South Korea's Submarine 'Sink' North Korea in a War?". nationalinterest.org. The National Interest. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Martin, Guy. "ARMSCOR SEEKING TORPEDOES FOR TYPE 209 SUBMARINES". cadefence.com. CA Defense. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "TRADE REGISTERS". sipri.or. SIPRI. Diakses tanggal 28 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan