Minggu, 27 September 2026
13:44 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Atlas Elektronik

Atlas Elektronik

perusahaan asal Jerman

250px-Seafox-I_Merivoimien_vuosip%C3%A4iv%C3%A4_2014_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kendaraan bawah air tanpa awak Atlas Electronic Seafox-I dipamerkan di Turku selama peringatan ulang tahun Angkatan Laut Finlandia tahun 2014.

Atlas Elektronik GmbH adalah bisnis elektronik dan sistem kelautan angkatan laut / berbasis di Bremen, Jerman. Hal ini terlibat dalam pengembangan sistem sonar terpadu untuk kapal selam dan torpedo kelas berat.

Perusahaan ini adalah anak perusahaan dari BAE Systems sampai dengan Desember 2005 ketika dijual ke ThyssenKrupp dan EADS.

Sejarah

Sebelum tahun 2003, Atlas Elektronik merupakan bagian dari STN Atlas Elektronik GmbH, sebuah perusahaan hasil kerjasama antara Rheinmetall dan BAE Systems. Pada tahun 2003, perusahaan ini dipisah. Rheinmetall lalu mengakuisisi bisnis pertahanan darat STN Atlas, dan menamainya Rheinmetall Defence Electronics. Sementara itu, BAE mengakuisisi bisnis perkapalan dan memilih untuk tetap mempertahankan nama Atlas Elektronik.

Penjualan

Pada tahun 2005, BAE Systems mengumumkan rencananya untuk menjual Atlas. Penawar utamanya adalah ThyssenKrupp/EADS, Thales Group, dan L-3 Communications. Pada tanggal 30 Desember, penawaran dari ThyssenKrupp/EADS senilai €145 juta, ditetapkan sebagai pemenang, dengan ThyssenKrupp memegang 60% saham di Atlas, dan EADS memegang 40% sisanya.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan