Sabtu, 26 September 2026
20:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Kompleks Peluncuran Antariksa 41 Cape Canaveral

Kompleks Peluncuran Antariksa 41 Cape Canaveral

Kompleks Peluncuran 41
250px-Atlas_V_551_at_Launch_Pad_41.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto udara SLC-41. Tampak roket Atlas V di landasan yang digunakan untuk meluncurkan wahana antariksa New Horizons menuju Pluto.
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kompleks_Peluncuran_Antariksa_41_Cape_Canaveral&revid=28600187&groups=_4f5e1e4e264680a6aa6fa5d3ebc7efd98362aba6&parser=parsoid
Peta interaktif Kompleks Peluncuran 41
Situs peluncuranStasiun Angkatan Udara Cape Canaveral
Lokasi28°35′00″N 80°34′59″W / 28.58333°N 80.58306°W / 28.58333; -80.58306
Nama singkatSLC-41
OperatorAngkatan Udara Amerika Serikat
United Launch Alliance
Total peluncuran97
Kompleks peluncuran1
Kisaran
Inklinasi orbit
28° - 57°
Riwayat peluncuran
StatusAktif
Peluncuran pertama21 Desember 1965
Titan IIIC
Peluncuran terakhir30 Juli 2020
Atlas V / Mars 2020
Roket terkait

Kompleks Peluncuran 41 (bahasa Inggris: Space Launch Complex 41 disingkat SLC-41) adalah situs peluncuran aktif di Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral.[1]· Hingga tahun 2020, situs ini digunakan oleh United Launch Alliance (ULA) untuk meluncurkan roket Atlas V. Sebelumnya, landasan ini juga digunakan oleh USAF untuk meluncurkan Titan III dan Titan IV yang kini telah pensiun.

Atlas V

Setelah peluncuran terakhir roket Titan, kompleks ini direnovasi untuk mendukung peluncuran roket Atlas V. SLC-41 digunakan sebagai tempat peluncuran pertama Atlas V pada 21 Agustus 2002, meluncurkan satelit komunikasi geostasioner Hot Bird 6 milik Eutelsat.

Roket Atlas V dirakit secara vertikal pada platform peluncur seluler (MLP) di Fasilitas Integrasi Vertikal yang terletak di sebelah selatan landasan. MLP diangkut ke landasan peluncuran via rel sekitar sehari sebelum peluncuran.[butuh rujukan]

Modifikasi untuk mendukung penerbangan antariksa berawak

250px-KSC-20170818-PH_AWG01_0009_%2836482856482%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Atlas V diluncurkan dari landasan, dengan menara akses awak (kiri) yang dipersiapkan untuk menunjang misi berawak di masa depan.

Pada September 2015, modifikasi landasan mulai dilakukan untuk mendukung penerbangan antariksa berawak menggunakan Boeing CST-100 Starliner.[2]·[3] Modifikasi yang dilakukan berupa penambahan menara layanan peluncuran untuk menyediakan akses ke kapsul, akses kru, dan sistem jalan keluar darurat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sejarah

250px-Titan_IVA_Centaur_with_Mercury_ELINT_spy_satellite.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titan IV di LC-41 pada tahun 1996. Menara baja yang tampak di kiri dan kanan adalah bagian dari sistem proteksi petir.

Muatan penting

Selain satelit, kendaraan peluncur Titan juga meluncurkan beberapa wahana antariksa penyelidik dari LC-41 pada tahun 1970-an, termasuk wahana antariksa Helios untuk mempelajari Matahari, wahana antariksa Viking ke Mars, wahana antariksa terbang lintas planet Voyager, dan lain-lain. Wahana antariksa terbaru yang juga telah diluncurkan dari LC-41 menggunakan Atlas V adalah Mars Reconnaissance Orbiter pada Agustus 2005, wahana antariksa New Horizons ke Pluto pada Januari 2006, misi Juno ke Jupiter pada Agustus 2011,[4] dan robot penjelajah Mars seperti Mars Science Laboratory pada November 2011 dan Mars 2020 pada Juli 2020.[5][6]

Titan III

Fasilitas peluncuran Titan III di CCAFS dibangun sebagai bagian dari Integrate-Transfer-Launch yang dimaksudkan untuk memungkinkan peluncuran dengan tempo yang cepat. Kendaraan peluncur Titan dirakit dan diintegrasikan dengan muatannya pada platform bergerak di gedung terpisah, kemudian dipindahkan dengan rel ke salah satu dari dua landasan peluncuran. Fasilitas Titan III termasuk LC-40 dan LC-41, gedung perakitan (Gedung Integrasi Vertikal), dan jalur rel pertama di Cape Canaveral.[7] Fasilitas untuk Titan III selesai pada tahun 1964, dengan peluncuran pertama dari LC-41 dilakukan oleh roket Titan IIIC yang membawa empat muatan terpisah pada tanggal 21 Desember 1965.[butuh rujukan]

Titan IV

LC-41 menjadi tempat peluncuran pertama Titan roket IV. Peluncuran terakhir Titan yang dilakukan dari LC-41 terjadi pada 9 April 1999, ketika Titan IVB meluncurkan satelit peringatan dini USA 142. Pada peluncuran tersebut, tahap atas IUS gagal untuk dipisahkan, menyebabkan muatan terdampar di orbit GTO yang tidak berguna.[butuh rujukan]

Sejarah peluncuran

Konfigurasi roket

1
2
3
4
5
6
7
8
1965
1970
1975
1980
1985
1990
1995
2000
2005
2010
2015
2020

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ McDowell, Jonathan (1998-02-22). "Issue 350". Jonathan's Space Report. Jonathan's Space Page. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-03. Diakses tanggal 2009-07-09.
  2. ↑ Gebhardt, Chris (2015-10-08). "Canaveral and KSC pads: New designs for space access". NASASpaceFlight.com. Diakses tanggal 2015-10-11.
  3. ↑ http://www.floridatoday.com/story/tech/science/space/2015/09/19/crew-access-tower-rising-cape-canaveral-launch-complex-41/72320398/?from=global&sessionKey=&autologin=
  4. ↑ 45th Space Wing Supports Successful Atlas V Juno Launch
  5. ↑ The Associated Press (November 26, 2011). "NASA Launches Sophisticated Rover on Journey to Mars". The New York Times. Diakses tanggal November 26, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ NASA Offers Media Access To Mars-Bound Rover On Aug. 12
  7. ↑ Roy McCullough (September 2001). "Missiles at the Cape". US Army Corps of Engineers.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan