Minggu, 27 September 2026
23:00 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Runcu

Runcu

famili mamalia

Oposum celurut
Rentang waktu: Priabonian–Masa kini
~37.2–0 jtyl
250px-Caenolestes_sangay._Foto_Jorge_Brito.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Caenolestes sangay
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Paucituberculata
Famili: Caenolestidae
Trouessart, 1898
Genus tipe
Caenolestes
Thomas, 1895
Genus
250px-Rhyncholestes_Range.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim
  • Caenolestinae Sinclair 1906
  • Garzoniidae Ameghino 1890
Artikel takson sembarang

Famili Caenolestidae mencakup tujuh spesies runcu (atau caenolestid) yang masih hidup. Mereka adalah sejenis hewan marsupial mirip celurut yang hanya dapat ditemukan di pegunungan Andes di Amerika Selatan.[1] Ordo ini dianggap telah berpisah dari garis keturunan marsupial sangat awal. Studi genetik mengindikasikan bahwa mereka menjadi ordo marsupial paling basal kedua, setelah didelphimorphia.[2] Sampai 20 juta tahun lalu, terdapat setidaknya tujuh genera yang dapat ditemukan di Amerika Selatan. Sekarang, hanya tersisa tiga genera. Mereka hidup di daerah-daerah hutan dan padang rumput di dataran tinggi Andes yang sulit terjangkau.

Runcu berukuran sebesar tikus kecil (panjang 9–14 cm), dengan lengan dan kaki yang ramping, moncong yang panjang dan lancip, serta ekor yang langsing dan berambut. Mereka sebagian besar merupakan hewan karnivor, menjadi pemburu aktif, memakan serangga, cacing tanah dan vertebrata kecil pada waktu awal senja dan malam. Mereka menggunakan misai merkea yang panjang dan sensitif serta pendengaran mereka untuk berburu. Mereka memiliki mata yang kecil dan penglihatan yang buruk, dan tampaknya menghabiskan sebagian besar waktu mereka di lubang galian dan jalan-jalan kecil. Mereka tidak memiliki kantong, dan tampaknya betina tidak senantiasa membawa anakannya, kemungkinan meninggalkan mereka di galian tempat tinggalnya.[3]

Etimologi

Nama "runcu" merupakan pinjaman dari kata runchu, nama spesies ini di habitat aslinya dari rumpun Bahasa Quechua.[4]

Referensi

  1. ↑ Gardner, A.L. (2005). "Family Caenolestidae". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 19–20. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. ↑ Nilsson, M. A.; Churakov, G.; Sommer, M.; Van Tran, N.; Zemann, A.; Brosius, J.; Schmitz, J. (2010-07-27). "Tracking Marsupial Evolution Using Archaic Genomic Retroposon Insertions". PLOS Biology. 8 (7): e1000436. doi:10.1371/journal.pbio.1000436. PMC 2910653. PMID 20668664.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ Patterson (2008), page 126
  4. ↑ Wilmer E. Pozo R.1 and Fredy Trujillo G., Lista anotada de la fauna de la Laguna Loreto, Reserva Ecológica Cayambe Coca, Ecuador, Laboratorio de Zoología, Centro de Investigaciones Científicas del IASA, Facultad de Ciencias Agropecuarias, Sangolquí – Ecuador, p. 37
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan