Senin, 09 November 2026
01:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Priabonium

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Sistem/
Periode
Seri/
Kala
Tahap/
Usia
Penanggalan absolut (Ma)
Neogen Miosen Aquitanium lebih muda
Paleogen Oligosen Chattium 23.03–27.82
Rupelium 27.82–33.9
Eosen Priabonium 33.9–37.71
Bartonium 37.71–41.2
Lutetium 41.2–47.8
Ypresium 47.8–56.0
Paleosen Thanetium 56.0–59.2
Selandium 59.2–61.6
Danium 61.6–66.0
Kretaseus Awal/
Akhir
Maastrichtium lebih tua
Subdivisi Periode Paleogen
menurut ICS, pada Januari 2020.[1]

Priabonium adalah tahap keempat dan terakhir dari kala Eosen, yang dimulai pada 37.7 juta tahun lalu, hingga 33.9 juta tahun lalu. Sub-kala ini ditentukan dengan kronostratigrafi, dan sudah memiliki GSSP (Global Boundary Stratotype Sections and Points).[2] Sub-kala Priabonium dinamai dari Priabona di provinsi Vicenza di Italia utara. Batas bawah tahap Priabonium bertepatan dengan penampilan pertama nannoplankton berkapur (organisme fotosintesis bersel tunggal dengan cangkang yang terbuat dari pelat kalsium karbonat yang disebut coccoliths) Chiasmolithus oamaruensis. Batas atas cocok dengan tingkat kepunahan foraminifera. Priabonium didahului tahap Bartonium dan diikuti tahap Rupelium.[3]

Peristiwa

Sebuah asteroid jatuh di wilayah Siberia Barat sekitar 35 juta tahun lalu, menghasilkan kawah dengan diameter mencapai 90 kilometer. Peristiwa ini dinamai Tumbukan Popigai.[4]

Referensi

  1. ↑ Cohen, K.M.; Finney, S.; Gibbard, P.L. (2020), International Chronostratigraphic Chart, International Commission on Stratigraphy.
  2. ↑ "Geologic TimeScale Foundation - Stratigraphic Information". timescalefoundation.org. Diakses tanggal 2021-08-18.
  3. ↑ "Priabonian Stage - Britannica". Diakses tanggal 2022-04-30.
  4. ↑ "Mindat.org". www.mindat.org. Diakses tanggal 2021-09-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geokronologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan