Kamis, 24 September 2026
15:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Priabonium

artikel daftar Wikimedia

Sistem/
Periode
Seri/
Kala
Tahap/
Usia
Penanggalan absolut (Ma)
Neogen Miosen Aquitanium lebih muda
Paleogen Oligosen Chattium 23.03–27.82
Rupelium 27.82–33.9
Eosen Priabonium 33.9–37.71
Bartonium 37.71–41.2
Lutetium 41.2–47.8
Ypresium 47.8–56.0
Paleosen Thanetium 56.0–59.2
Selandium 59.2–61.6
Danium 61.6–66.0
Kretaseus Awal/
Akhir
Maastrichtium lebih tua
Subdivisi Periode Paleogen
menurut ICS, pada Januari 2020.[1]

Priabonium adalah tahap keempat dan terakhir dari kala Eosen, yang dimulai pada 37.7 juta tahun lalu, hingga 33.9 juta tahun lalu. Sub-kala ini ditentukan dengan kronostratigrafi, dan sudah memiliki GSSP (Global Boundary Stratotype Sections and Points).[2] Sub-kala Priabonium dinamai dari Priabona di provinsi Vicenza di Italia utara. Batas bawah tahap Priabonium bertepatan dengan penampilan pertama nannoplankton berkapur (organisme fotosintesis bersel tunggal dengan cangkang yang terbuat dari pelat kalsium karbonat yang disebut coccoliths) Chiasmolithus oamaruensis. Batas atas cocok dengan tingkat kepunahan foraminifera. Priabonium didahului tahap Bartonium dan diikuti tahap Rupelium.[3]

Peristiwa

Sebuah asteroid jatuh di wilayah Siberia Barat sekitar 35 juta tahun lalu, menghasilkan kawah dengan diameter mencapai 90 kilometer. Peristiwa ini dinamai Tumbukan Popigai.[4]

Referensi

  1. Cohen, K.M.; Finney, S.; Gibbard, P.L. (2020), International Chronostratigraphic Chart, International Commission on Stratigraphy.
  2. "Geologic TimeScale Foundation - Stratigraphic Information". timescalefoundation.org. Diakses tanggal 2021-08-18.
  3. "Priabonian Stage - Britannica". Diakses tanggal 2022-04-30.
  4. "Mindat.org". www.mindat.org. Diakses tanggal 2021-09-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geokronologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan