Jumat, 06 November 2026
03:08 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Robekan Besar

Robekan Besar

salah satu kemungkinan akhir dari alam semesta

Bagikan:
Bagian dari seri
Kosmologi fisik
250px-WMAP_2012.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Robekan Besar (bahasa Inggris:Big Rip) adalah salah satu dari empat skenario berakhirnya alam semesta, di mana ruang itu sendiri robek.

Penyebab dan efek

Skenario ini disebabkan oleh sebuah energi toeritis yang bernama energi gelap hantu ([phantom dark energy] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)). Tidak seperti energi gelap yang konstan (lihat Pembekuan Besar), energi gelap hantu mengalami peningkatan,[1] dan kekuatannya lebih besar dari gaya gravitasi dan eletromagnetik (yang juga menahan kekuatan energi gelap), sehingga mulai menghancurkan seluruh benda di jagat raya sampai ke skala kuantum, bahkan atom pun hancur.[2] Di detik-detik terakhir, ruang itu sendiri akan hancur.[3]

Waktu

Jika skenario ini benar-benar terjadi, maka menurut penelitian di Universitas Vanderbilt di Nashville, Tennessee, skenario ini akan terjadi sekitar 22 miliar tahun mendatang.[4]

Referensi

  1. ↑ Utomo, Yunanto Wiji (2012-12-19). yunan (ed.). "Big Rip, Semua Terpisah Jauh Saat Kiamat". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-03-28.
  2. ↑ "Benarkah Big Rip Jadi Akhir Dunia? - National Geographic". nationalgeographic.grid.id. Diakses tanggal 2021-03-28.
  3. ↑ 4 Ways the Universe Might End (All of Them Are Bad), diakses tanggal 2021-03-28
  4. ↑ R., Jeko I. (2015-07-06). Ningrum, Dewi Widya (ed.). "Kiamat Besar-besaran Terjadi 22 Miliar Tahun Lagi?". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-03-28.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan