Rabu, 23 September 2026
17:15 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Rhizopus

Rhizopus

genus fungi

Rhizopus
250px-Structure_of_Rhizopus_spp.-english.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram skematis Rhizopus spp.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Rhizopus

Ehrenb. (1820)
Spesies tipe
Rhizopus nigricans
Ehrenb. (1820)
Sinonim[1]

Crinofera Nieuwl. (1916)
Pilophora Wallr. (1833)

Artikel takson sembarang

Rhizopus adalah genus fungi saprofit yang umum pada tanaman dan parasit yang terspesialisasi pada hewan. Mereka ditemukan di berbagai substrat organik, termasuk "buah dan sayuran matang",[2] jeli, sirop, kulit, roti, kacang tanah, dan tembakau. Beberapa spesies Rhizopus adalah agen oportunistik dari zigomikosis manusia (infeksi jamur) dan bisa berakibat fatal. Infeksi Rhizopus juga bisa menjadi komplikasi ketoasidosis diabetik.[3] Genus yang tersebar luas ini mencakup setidaknya delapan spesies.[4][5]

250px-Rhizopus_fungus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rhizopus, perbesaran 400x

Spesies Rhizopus tumbuh sebagai hifa berbentuk filamen dan bercabang yang umumnya tidak memiliki dinding silang (yaitu koenositik). Mereka berkembang biak dengan membentuk spora aseksual dan seksual. Dalam reproduksi aseksual, sporangiospora diproduksi di dalam struktur berbentuk bola, yaitu sporangium. Sporangium didukung oleh kolumela apophysate besar di atas tangkai yang panjang, sporangiofor. Sporangiofor muncul di antara rizoid khas yang mirip akar. Dalam reproduksi seksual, zigospora gelap diproduksi pada titik di mana dua miselium yang kompatibel melebur. Setelah berkecambah, zigospora menghasilkan koloni yang secara genetis berbeda dari induk-induknya.

Berbagai jenis, termasuk R. stolonifer, dapat menyebabkan busuk lunak pada ubi jalar dan narsis.

Spesies

2

Lihat pula

Referensi

  1. "Rhizopus Ehrenb. 1820". MycoBank. International Mycological Association. Diakses tanggal 2011-02-05.
  2. Kirk PM, Cannon PF, Minter DW, Stalpers JA (2008). Dictionary of the Fungi (Edisi 10th). Wallingford, UK: CABI. hlm. 599. ISBN 978-0-85199-826-8.
  3. Chinn RY, Diamond RD (1982). "Generation of chemotactic factors by Rhizopus oryzae in the presence and absence of serum: relationship to hyphal damage mediated by human neutrophils and effects of hyperglycemia and ketoacidosis". Infection and Immunity. 38 (3): 1123–29.
  4. Zheng RY, Chen GQ, Huang H, Liu XY (2007). "A monograph of Rhizopus". Sydowia. 59 (2): 273–372.
  5. Abe A, Asano K, Sone T (2010). "A Molecular Phylogeny-Based Taxonomy of the Genus Rhizopus". Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry. 74 (7): 1325–1331.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rhizopus.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Fungi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan