Kamis, 15 Oktober 2026
20:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Rhipogonaceae

Rhipogonaceae

Bagikan:
Rhipogonaceae
250px-Rhipogonum_scandens_-_Supplejack_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Monokotil
Ordo:
Famili:
Rhipogonaceae

Genus:
Rhipogonum

Spesies

lihat teks.

Artikel takson sembarang

Rhipogonaceae (sinonim: Ripogonaceae) adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga monokotil yang berasal dari Australia timur, Selandia Baru, dan Papua Nugini. Menurut sistem klasifikasi APG II suku ini termasuk ke dalam bangsa Liliales, klad Monokotil. Hanya terdapat satu genus dalam famili ini, yakni Rhipogonum (sinonim: Ripogonum). Famili ini dikenali oleh sistem klasifikasi modern seperti sistem klasifikasi APG III (2009[4]) dan APWeb (2001 dan seterusnya[5]). Dahulu famili ini merupakan sebuah genus dari famili Smilacaceae.

Karakteristik

Ripogonaceae merupakan tumbuhan merambat yang memiliki batang berduri, tetapi tidak memiliki sulur, daunnya berseberangan, dan petiolat. Bunganya agak kecil dan tidak jelas, buahnya berupa buah beri.

Daftar Spesies[6]

Referensi

  1. ↑ Angiosperm Phylogeny Group (2016). "An update of the Angiosperm Phylogeny Group classification for the orders and families of flowering plants: APG IV". Botanical Journal of the Linnean Society. 181 (1): 1–20. doi:10.1111/boj.12385.
  2. ↑ "Ripogonum% [Ripogonaceae and Rhipogon~ variants]". Australian Plant Name Index (APNI), Integrated Botanical Information System (IBIS) database (listing by % wildcard matching of all taxa relevant to Australia). Centre for Plant Biodiversity Research, Australian Government. Diakses tanggal 7 Juli 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "IPNI Plant Name Query Results for Ripogonum". The International Plant Names Index. Diakses tanggal 8 Juli 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ The Angiosperm Phylogeny Group III ("APG III", en orden alfabético: Brigitta Bremer, Kåre Bremer, Mark W. Chase, Michael F. Fay, James L. Reveal, Douglas E. Soltis, Pamela S. Soltis y Peter F. Stevens, además colaboraron Arne A. Anderberg, Michael J. Moore, Richard G. Olmstead, Paula J. Rudall, Kenneth J. Sytsma, David C. Tank, Kenneth Wurdack, Jenny Q.-Y. Xiang y Sue Zmarzty) (2009). "Salinan arsip": 105–121. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 25 Mei 2017.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |urltrad=, |subscription=, |coauthors=, and |chapterurl=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ http://www.mobot.org/mobot/research/apweb/.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong; Parameter tidak dikenal |apellido= diabaikan (|last= disarankan); Parameter tidak dikenal |año= diabaikan (|date= disarankan); Parameter tidak dikenal |fechaacceso= diabaikan (|access-date= disarankan); Parameter tidak dikenal |idioma= diabaikan (|language= disarankan); Parameter tidak dikenal |nombre= diabaikan (|first= disarankan); Parameter tidak dikenal |título= diabaikan (|title= disarankan)
  6. ↑ Conran, J. G.; Clifford, H. T. (1986). "Ripogonum". Dalam George, A. S. (ed.). Flora of Australia: Volume 46: Iridaceae to Dioscoreaceae (online version). Flora of Australia series. CSIRO Publishing / Australian Biological Resources Study. hlm. 188–190. ISBN 978-0-6440-4356-4. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 27 Juni 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ripogonaceae.


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan