Rabu, 21 Oktober 2026
05:43 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Revolusi Zanzibar

Revolusi Zanzibar

Bagikan:
Revolusi Zanzibar
330px-Spice_Islands_%28Zanzibar_highlighted%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Unguja dan Pemba, dua pulau utama di Zanzibar
Tanggal12 Januari 1964
Lokasi
Hasil Kemenangan revolusioner
Pihak yang terlibat
Terutama revolusioner Afrika Kesultanan Zanzibar
Pemimpin atau tokoh terkemuka
John Okello Sultan Jamshid bin Abdullah
Kekuatan
600–800 pria[1][2] Kepolisian Zanzibar
Korban jiwa dan kerugian

Setidaknya 80 tewas dan 200 cedera selama revolusi (mayoritas orang Arab)[3]

Hingga 20.000 warga sipil tewas dalam kejadian setelahnya[4]

Revolusi Zanzibar sudah terlihat sejak tahun 1964 atas tumbangnya kepemimpinan Sultan Zanzibar dan terutama pemerintah Arab oleh revolusioner Afrika setempat. Sebuah negara yang beragam etnis yang terdiri dari sejumlah pulau di lepas pantai timur Tanganyika, Zanzibar telah diberikan kemerdekaan oleh Inggris pada tahun 1963. Setelah serangkaian pemilihan parlemen mengakibatkan minoritas Arab tetap mempertahankan kekuasaan yang telah diwariskan dari keberadaan Zanzibar sebagai sebuah wilayah luar negeri Oman.

Referensi

  1. ↑ Parsons 2003, hlm. 107 harvnb error: tanpa target: CITEREFParsons2003 (bantuan)
  2. ↑ Speller 2007, hlm. 6 harvnb error: tanpa target: CITEREFSpeller2007 (bantuan).
  3. ↑ Conley, Robert (14 Januari 1964). "Regime Banishes Sultan". The New York Times. hlm. 4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Januari 2020. Diakses tanggal 16 November 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  4. ↑ Plekhanov 2004, hlm. 91 harvnb error: tanpa target: CITEREFPlekhanov2004 (bantuan).
Ikon rintisan

Artikel bertopik peristiwa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan