Minggu, 11 Oktober 2026
19:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Reseptor rasa

Reseptor rasa

Bagikan:
Reseptor rasa
330px-1402_The_Tongue.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reseptor rasa terletak di kuncup pengecap.
Pengidentifikasi
FMA84662
Daftar istilah anatomi

Reseptor rasa adalah sejenis reseptor seluler yang memfasilitasi sensasi rasa. Ketika makanan atau zat lainnya memasuki mulut, molekul-molekul berinteraksi dengan saliva dan berkontak dengan reseptor rasa di rongga mulut dan wilayah lainnya. Molekul yang memberi sensasi rasa dianggap sebagai "sapid".[1]

Reseptor rasa vertebrata terbagi menjadi dua famili:[butuh rujukan]

  • Tipe 1, manis, pertama diidentifikasi pada 2001:[2] TAS1R2 – TAS1R3
  • Tipe 2, pahit, pertama diidentifikasi 2000:[3] Pada manusia terdapat 25 jenis reseptor pahit yang diketahui, ada 12 pada kucing, 3 pada ayam, sementara tikus punya 35 reseptor berbeda.[4]

Referensi

  1. ↑ This, Hervé (2012). "The Science of the Oven - Excerpt from Chapter 1". Diarsipkan dari asli tanggal 2 Mei 2014. Diakses tanggal 30 Apr 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Nelson G, Hoon MA, Chandrashekar J, et al. (Agustus 2001). "Mammalian sweet taste receptors". Cell. 106 (3): 381–90. doi:10.1016/S0092-8674(01)00451-2. PMID 11509186. S2CID 11886074.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Adler E, Hoon MA, Mueller KL, et al. (Maret 2000). "A novel family of mammalian taste receptors". Cell. 100 (6): 693–702. doi:10.1016/S0092-8674(00)80705-9. PMID 10761934. S2CID 14604586.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Receptor Search". Bitter DB. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-09-26. Diakses tanggal 2024-10-20.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan