Senin, 28 September 2026
09:18 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Rani Padmini

Rani Padmini

Rani Padmini
250px-22Princess_Padmavati_ca._1765_Biblioth%C3%A8que_nationale_de_France%2C_Paris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Padmini dari abad ke-18
Informasi dalam cerita
GelarRani Mewar
AgamaHinduisme
PasanganRatan Sen (dalam Padmavat; dijuluki Ratan Singh dalam legenda lain)

Padmini, juga dikenal dengan nama Padmavati, adalah seorang ratu legendaris dari India pada abad ke-13 hingga ke-14. Sumber pertama yang menyebut namanya adalah Padmavat, puisi yang dibuat oleh Malik Muhammad Jayasi pada tahun 1540. Puisi ini (yang juga berisi unsur fantasi) mengisahkan kehidupan Padmavati, seorang putri yang sangat cantik dari Kerajaan Singhal (Sri Lanka). Penguasa Rajput di Benteng Chittor, Ratan Sen, mendengar kabar mengenai kecantikannya dari burung beo yang dapat berbicara yang bernama Hiraman. Setelah bertualang untuk mencarinya, ia berhasil menikahi Padmavati dan membawanya ke Chittor. Sultan Delhi Alauddin Khalji juga mendengar kabar mengenai kecantikannya dan mengepung Chittor untuk menikahinya. Banyak peristiwa yang terjadi selama peristiwa pengepungan ini hingga benteng Chittor akhirnya jatuh ke tangan musuh. Sementara itu, Ratan Sen gugur dalam pertarungan melawan Devpal, Raja Kumbhalner yang juga terpesona dengan kecantikan Padmavati. Sebelum Alauddin Khalji dapat merebut Chittor, Padmavati melakukan ritual Jauhar (bakar diri) untuk melindungi kehormatannya.

Adaptasi-adaptasi legenda yang dibuat sesudahnya menggambarkan Padmavati sebagai seorang ratu Hindu Rajput yang telah mempertahankan kehormatannya dari penyerbu Muslim. Seiring berjalannya waktu, ia mulai dianggap sebagai tokoh sejarah dan muncul dalam berbagai novel, drama, serial televisi dan film. Namun, meskipun Khalji memang pernah mengepung Chittor pada tahun 1303, isi legenda Padmini tidak diperkuat oleh bukti sejarah.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rani Padmini.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan