Minggu, 27 September 2026
11:59 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Padmavat

Padmavat

Untuk film tahun 2018, lihat Padmaavat.
250px-Queen_Nagamati_talks_to_her_parrot%2C_Padmavat%2C_c1750.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Ratu Nagmati menanyakan burung beo barunya siapa yang lebih cantik, dia atau mantan pemiliknya Putri Padmini dari Sri Lanka. Ia mendapat jawaban yang tidak menyenangkan." Manuskrip dengan gambar dari tahun 1750[1]

Padmavat (atau Padmawat) adalah sebuah wiracarita yang ditulis pada tahun 1540 oleh seorang penyair Sufi, Malik Muhammad Jayasi.[2] Ia menulis wiracarita ini dalam bahasa Awadh[3][4] dan pada awalnya dengan menggunakan aksara Nastaʿlīq Persia.[5] Wiracarita ini merupakan teks dalam bahasa Awadh tertua yang masih ada hingga kini.[6] Wiracarita ini mengisahkan keinginan Sultan Delhi Alauddin Khalji untuk menikahi Rani Padmini.[7] Rani Padmini adalah seorang permaisuri dari Kerajaan Sinala dan merupakan sahabat karib burung beo yang dapat bicara, Hiraman. Ayahnya tidak menyukai hubungan ini dan memerintahkan agar burung itu dibunuh. Burung ini lari dan lalu ditangkap oleh pemburu, dan akhirnya menjadi hewan peliharaan penguasa Chittor, Ratansen.[8] Ia merasa terdorong dengan perkataan beo itu mengenai kecantikan Padmini dan ia memutuskan untuk mengunjungi Kerajaan Sinhala. Setelah melalui petualangan (termasuk menyeberangi tujuh lautan), ia akhirnya menikah dengan Padmini, tetapi Alauddin Khalji juga mendengar kabar mengenai kecantikan Padmini.[9] Alauddin lalu mengepung Chittor untuk merampas Padmini. Pada akhirnya pasukan Alauddin Khalji berhasil mengalahkan pasukan Ratansen, dan Ratansen sendiri tewas dalam pertarungan melawan Devpal, seorang raja dari Kumbhalner yang juga terpana dengan kecantikan Padmini. Sementara itu, Padmini melakukan ritual jauhar (bakar diri) untuk mempertahankan kehormatannya.[10]

Alauddin Khalji dan suami Padmini, Ratan Sen, adalah tokoh dalam sejarah, sementara Padmini merupakan tokoh legenda.[11]

Catatan kaki

  1. ↑ "Homer on the Ganges". The Library of Congress. Diakses tanggal 12 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Absurdity of epic proportions: Are people aware of the content in Jayasi's Padmavat?".
  3. ↑ Padmavati isn’t history, so what’s all the fuss about?
  4. ↑ "Padmavati trailer: Sanjay Leela Bhansali's new film looks grand, spellbinding and very expensive!". Business Today. 9 Oktober 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Ramya Sreenivasan 2017, hlm. 30.
  6. ↑ Meyer, William Stevenson; Burn, Richard; Cotton, James Sutherland; Risley, Herbert Hope (1909). "Vernacular Literature". The Imperial Gazetteer of India. Vol. 2. Oxford University Press. hlm. 430–431. Diakses tanggal 2009-04-06.
  7. ↑ "'Padmavat' reminds us that a major casualty of the gory Rajput conflicts were Rajput women".
  8. ↑ Ramya Sreenivasan 2007, hlm. 207.
  9. ↑ Ramya Sreenivasan 2007, hlm. 208.
  10. ↑ Ramya Sreenivasan 2007, hlm. 209.
  11. ↑ Asher, Catherine B.; Talbot, Cynthia (2006). India Before Europe (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 106. ISBN 9780521809047.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan